Vitalia Shesya, Teman Fathanah Ingin Jadi Penyanyi  

TEMPO.CO, Jakarta - Vitalia Shesya belakangan mengundang perhatian publik. Nama model majalah dewasa ini menjadi tenar setelah dikaitkan dengan Ahmad Fathanah, tersangka kasus dugaan suap kuota impor daging. Menurut Komisi Pemberantasan Korupsi, Vitalia menerima sejumlah uang dan barang mewah dari Fathanah.

Sebelumnya, Vitalia hanya dikenal kalangan pembaca majalah Popular. Pada Februari 2013, pose seksi Vitalia di atas kasur muncul di majalah Popular. Lengkap dengan artikel berjudul "Vitalia Shesya, Why Are You So Sexy?"

Setelah itu, Vitalia juga terpampang di majalah Male edisi 26, 26 April-2 Mei 2013. Dalam wawancara itu, Vitalia bercerita, ia tak hanya ingin terjun sebagai model profesional. Ia juga bercita-cita menjadi penyanyi top. »Rencananya mau bikin duet," kata Vitalia dalam majalah Male. "Ya, kalau lancar, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa jalan.”

Untuk saat ini, penyuka musik progresive house itu menikmati pekerjaannya sebagai model yang kerap berpose seksi. Menurut dia, beraksi di depan kamera lebih gampang dibandingkan menjadi artis sinetron. »Aku sebenarnya lebih menyukai pekerjaan seperti ini karena tidak terlalu menguras tenaga ketimbang stripping sinetron," ujarnya.

Dalam kasus daging impor, penyidik KPK telah memeriksa Vitalia sebanyak dua kali. Ia diduga dekat dengan Fathanah. KPK juga menyita mobil Honda Jazz bernomor polisi B-15-VTA dan jam tangan mewah, Chopard. Keduanya didapat Vitalia dari kekayaan Fathanah.

MUNAWWAROH

Topik Terhangat:

Pemilu Malaysia | Harga BBM | Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg

Populer:

Istri Gus Dur Minta Segel Masjid Ahmadiyah Dibuka

Siapa Vitalia Shesya, Teman Dekat Ahmad Fathanah?

Duit Ahmad Fathanah Mengalir ke Artis

Ayu Azhari Bisa Terjerat Kasus Pencucian Uang

Dagelan Hukum Susno Duadji

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.