VKTR gandeng TransJakarta kembangkan transportasi berbasis listrik

Anak usaha PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR), menggandeng PT TransJakarta dan PT Jasa Sarana mengembangkan sistem transportasi umum berbasis listrik perkotaan di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Siaran pers BNBR di Jakarta, Rabu menyebutkan, dalam kegiatan sampingan Forum U20 (Urban 20) bertajuk The Future of Urban Mobility, ada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT TransJakarta dengan PT Jasa Sarana, serta perjanjian pendahuluan (HoA) antara PT Jasa Sarana dengan PT VKTR Teknologi Mobilitas.

Kesepakatan di antara ketiga pihak tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PT. TransJakarta M. Yana Aditya, Direktur Utama PT. Jasa Sarana Indrawan Sumantri dan Chief Operating Officer PT VKTR Teknologi Mobilitas Dino A. Ryandi.

Acara juga disaksikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebagai pimpinan dari sidang U20, Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia Anindya Novyan Bakrie, sekaligus sebagai Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk dan Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas serta Chief Executive Officer dari BloombergNEF, Jon Moore.

Kesepakatan tersebut dibuat untuk memperkuat kerja sama antara DKI Jakarta dan Jawa Barat terkait rencana penggunaan moda transportasi umum berbasis listrik di kedua provinsi.

Baca juga: TransJakarta bantu pengelolaan BRT di Bandung Raya

Sistem mobilitas perkotaan yang berkelanjutan untuk wilayah perkotaan, khususnya di masa usai pandemi ini, adalah salah satu prioritas utama dari agenda sidang U20 tahun ini.

Anindya Bakrie menyatakan harapannya bahwa VKTR dapat hadir sebagai mitra kerja yang dapat diandalkan oleh TransJakarta maupun Jasa Sarana.

“Kami berharap dapat berkiprah di industri elektrifikasi transportasi secara lengkap dari hulu hingga hilir, sehingga dengan demikian kami yakin dapat mendukung semua program pemerintah yang berkaitan dengan pembangunan industri tersebut," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah menyebutkan pentingnya kolaborasi dalam menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi oleh kota-kota global.

“Ke depan, Jakarta bersama kota-kota lain perlu membentuk kerja sama lebih erat, khususnya dalam mencari jawaban atas berbagai tantangan dan problematika dalam pengelolaan wilayah perkotaan,” kata Anies.

Baca juga: TransJakarta jajaki kerja sama dengan Los Angeles

Jakarta meluncurkan armada bus bertenaga listrik pertamanya pada Maret 2022. Ini langkah awal dari pencapaian target 50 persen armada bus listrik pada 2025 serta menjadi 100 persen di 2030.

Jawa Barat saat ini juga tengah menyusun perencanaan tata ruang untuk penggunaan transportasi umum berbasis listrik.

Jika inisiatif yang dimulai di Jakarta dan Jawa Barat ini dapat bergulir ke provinsi lain, maka sistem transportasi umum berkelanjutan akan dapat menjadi pemacu akselerasi pencapaian target net zero emission nasional pada 2060.