Vokasi UI beri pelatihan digital literasi keuangan untuk guru SMA

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 1 menit

Program Vokasi Universitas Indonesia (UI) menilai peningkatan pengetahuan dengan memberi pelatihan literasi keuangan berbasis aplikasi komputer bagi guru SMA bidang ekonomi di Kota Depok sangat penting.

"Dengan program pengabdian masyarakat (pengmas), Vokasi UI menerjunkan empat dosen dan tiga mahasiswa program studi Administrasi Perkantoran Vokasi UI memberikan pelatihan digital literasi keuangan kepada guru SMA," kata Ketua Pengmas Vokasi UI Sancoko, dalam keterangannya, Sabtu.

Sancoko mengharapkan dengan meningkatnya kompetensi seorang maka akan menghasilkan lulusan SMA yang lebih berkualitas. Pelaksanaan pengmas ini juga diharapkan akan meningkatkan variasi dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga para pelajar tidak mengalami kebosanan dalam belajar.

Baca juga: OJK cari format edukasi literasi keuangan digital bagi millenial

Kegiatan pemberian pelatihan tersebut dalam bentuk pengabdian masyarakat tersebut dilaksanakan secara daring, sebanyak 3 kali pertemuan, 19 dan 26 Oktober 2020, serta 2 November 2020.

Kegiatan Pengmas Vokasi UI tersebut berkolaborasi dengan SMA Negeri 3 Depok Jawa Barat ini diikuti oleh 20 Guru SMA bidang ekonomi kota Depok.

Pelatihan literasi keuangan berbasis aplikasi komputer ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional para guru yaitu kompetensi yang menuntut guru untuk ahli di bidang atau mata pelajaran yang mereka ampu.

Baca juga: OJK terus tingkatkan edukasi dan literasi keuangan

Sementara itu Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Depok Nurlaely sangat senang dan mendukung kegiatan pengabdian masyarakat yang dikelola Vokasi UI ini, apalagi salah satu pengelola kegiatan pengmas ini adalah alumni SMA Negeri 3 Depok.

"Kemampuan literasi khususnya membaca, menulis, dan menambah keterampilan, merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh para guru. Ditambah lagi dengan adanya penggunaan teknologi tentunya akan memudahkan kegiatan belajar di kelas," katanya.

Baca juga: OJK dorong mahasiswa tingkatkan inklusi dan literasi keuangan nasional

Baca juga: OJK: Pemahaman masyarakat terkait sektor jasa keuangan masih rendah