Volkswagen meminta maaf, mengakui iklan mobilnya rasis

BERLIN (Reuters) - Volkswagen pada Rabu menarik iklan yang diunggah di halaman Instagram resminya untuk mobil Golfnya yang diakui rasis dan menghina, mengatakan akan menyelidiki bagaimana hal itu terjadi dan menarik konsekuensi.

Perusahaan mobil Jerman, yang reputasinya telah ternoda dalam lima tahun terakhir setelah mengakui kecurangan dalam uji emisi diesel, mengatakan tidak menoleransi segala bentuk rasisme.

Iklan di Instagram menampilkan tangan-tangan besar pucat yang kelihatannya mendorong dan kemudian menjentikkan seorang pria kulit hitam menjauh dari Golf kuning baru yang mengkilap yang diparkir di jalan.

Televisi Jerman mencatat bahwa tangan itu dapat diartikan sebagai gerakan "kekuatan putih", sementara huruf-huruf yang muncul di layar kemudian secara singkat mengeja cercaan rasis dalam bahasa Jerman.

Juergen Stackmann, anggota dewan VW untuk penjualan dan pemasaran, dan Elke Heitmueller, kepala manajemen keanekaragaman, turun ke Twitter dan LinkedIn untuk meminta maaf.

"Kami memahami kemarahan publik atas hal ini. Karena kami juga merasa ngeri. Video ini merupakan penghinaan terhadap semua pencapaian gerakan hak-hak sipil. Ini merupakan penghinaan bagi setiap orang yang layak," tulis mereka.

"Kami di Volkswagen mengetahui asal-usul sejarah dan kesalahan perusahaan kami selama rezim Nazi. Itulah mengapa kami dengan tegas menentang segala bentuk kebencian, fitnah/propaganda, dan diskriminasi."

Didirikan atas perintah Adolf Hitler untuk membangun "mobil rakyat", VW mempekerjakan pekerja paksa untuk upaya perang Nazi.

Seorang juru bicara Volkswagen mengatakan agensi biasanya memproduksi kampanye iklannya dan sedang menyelidiki di mana kesalahan itu terjadi dan akan dipublikasikan ketika ditemukan.

(Pelaporan oleh Emma Thomasson; Editing oleh Michael Nienaber dan Emelia Sithole-Matarise)