VPN Adalah Teknologi Jaringan Virtual Pribadi, Pahami Definisi dan Cara Kerjanya

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta VPN adalah kepanjangan dari Virtual Private Network. VPN adalah bagian dari teknologi jaringan komputer yang dapat digunakan dengan internet. Dengan kata lain, VPN adalah solusi aman yang memungkinkan pengguna mengirim dan menerima data melalui internet dengan tetap menjaga privasi dan kerahasiaan data.

Secara umum, VPN adalah sebagai sebuah jaringan virtual pribadi. Maksudnya adalah, user nantinya akan memiliki sebuah jaringan pribadi tersendiri untuk melakukan akses terhadap internet, akan tetapi jaringan pribadi tersebut dibuat secara virtual oleh fitur yang dimiliki oleh PC desktop ataupun program lainnya.

Selain itu, VPN adalah suatu fitur yang ada dalam sebuah komputer yang dapat memungkinkan kita untuk dapat melakukan pengaksesan informasi di dalam internet secara aman. Dengan begitu, VPN adalah salah satu fitur yang mendukung keamanan dalam melakukan browsing dan juga surfing, serta kegiatan lainnya yang menggunakan koneksi internet.

Berikut ini ulasan mengenai definisi VPN, lengkap dengan cara kerja, fungsi, bahayanya menggunakan VPN gratis yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (25/11/2021).

Definisi VPN

Ilustrasi smartphone, aplikasi VPN di smartphone. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat
Ilustrasi smartphone, aplikasi VPN di smartphone. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

VPN adalah perangkat lunak yang memungkinkan penggunanya tersambung ke layanan internet secara pribadi. VPN memberikan akses ke website secara aman dengan jalur koneksi melalui server dengan menyembunyikan jejak data pribadi pemakainya. VPN menjadi penghubung antara satu server dengan server lainnya di sebuah tempat yang memiliki jaringan internet.

Sederhananya, VPN mengkoneksikan smartphone, tablet, PC ke komputer yang lain (biasa disebut dengan VPN Server) di suatu tempat yang terhubung dengan internet, dan mengizinkan Anda untuk menjelajah internet menggunakan jaringan internet komputer.

Cara Kerja VPN

Ilustrasi Penggunaan Ponsel Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Penggunaan Ponsel Credit: pexels.com/pixabay

Cara kerja VPN pada dasarnya adalah dengan membuat jaringan di dalam jaringan, atau sering juga disebut tunneling. Hal ini bertujuan untuk membuat jalur koneksi secara privat dengan memanfaatkan struktur jaringan lain. Hal ini dapat juga membuat kita mengakses dengan mudah situs-situs yang diblokir.

Pada umumnya, saat kita hendak mengakses suatu website di internet, maka secara otomatis akan terhubung dengan ISP (Internet Service Provider). Semua trafik data permintaan untuk website yang hendak kita akses akan melewati server ISP serta bisa dilihat oleh pihak ISP. Hal ini sangat berbeda bila kita menggunakan VPN. VPN nantinya akan mengenkripsi data sehingga hanya pengguna server VPN yang bisa mengetahui trafik data pengguna dan situs yang dibuka oleh pengguna. Pengguna melakukan koneksi dengan internet mirip seperti menggunakan jaringan lokal pribadi, sehingga lebih aman dan juga bisa mengakses banyak situs dari internet.

Fungsi VPN

Ilustrasi ponsel | cottonbro dari Pexels
Ilustrasi ponsel | cottonbro dari Pexels

Berikut ini ada beberapa fungsi VPN yang perlu anda ketahui\, diantaranya:

1. Meningkatkan Kecepatan

Fungsi VPN dapat meningkatkan speed atau kecepatan internet. Salah satunya adalah dalam hal melakukan proses downloading file atau dokumen dari internet. Beberapa file yang ada di internet terkadang memiliki ukuran yang sangat besar. Untuk mengatasi hal ini, maka kita bisa menggunakan VPN untuk membantu meningkatkan kecepatan download. Hal ini dikarenakan ketika menggunakan VPN, maka user seperti menggunakan jaringan pribadi, yang mana sedikit digunakan oleh orang lain, sehingga kecepatan menjadi bertambah. Selain itu, dengan menggunakan VPN, maka user juga bisa terkoneksi langsung dengan arus data yang mengalir di internet, yang dapat meningkatkan kecepatan download.

2. Menutupi Aktivitas Browsing

Fungsi VPN yang lainnya adalah akan sangat besar untuk orang-orang yang membutuhkan privasi. Terutama pada saat melakukan browsing dan ingin mengakses konten yang sangat penting dan tidak boleh dilihat oleh orang lain. Di sinilah fungsinya yang sangat berguna bagi pengguna. VPN dapat membantu untuk menutupi dan menyembunyikan aktivitas internet yang pengguna lakukan. Jadi, history dari apa yang sudah user browsing di internet tidak akan terdeteksi oleh orang lain.

3. Mengakses Situs yang Diblokir dan Mengalami Sensor

Selanjutnya, fungsi VPN adalah bisa digunakan untuk dapat mengatasi hal-hal seperti mengakses situs yang diblokir dan mengalami sensor. Menggunakan VPN dapat membantu pengguna tetap dapat mengakses situs yang sudah diblokir sebelumnya. Tentu saja kadang hal ini memiliki dampak negative karena sering disalahgunakan oleh banyak orang. Banyak juga orang-orang yang memanfaatkan VPN untuk membuka sistus-situs berbahaya seperti situs porno, situs judi yang diblokir dan sebagainya.

4. Mengamankan Transaksi Online

Selanjutnya, fungsi VPN adalah dapat mengamankan transaksi online. Hal ini akan sangat berguna bagi orang-orang yang memiliki bisnis online dan sering bertransaksi secara online melalui jaringan internet. VPN sudah pasti merupakan salah satu fitur yang wajib untuk diaktifkan, apalagi ketika anda sedang berada di luar kota dan menggunakan akses internet publik, seperti wifi dan juga warnet. Pencurian data akan lebih mudah dilakukan apabila anda sering menggunakan sumber internet yang sifatnya publik. Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan seperti pembajakan nomor kartu rekening dan sebagainya, kita diwajibkan untuk memakai VPN dan sehingga walaupun memakai internet yang bersifat publik, kita akan tetap aman dalam bertransaksi.

Bahaya Menggunakan VPN Gratis

Ilustrasi Penggunaan Ponsel Credit: pexels.com/Kelli
Ilustrasi Penggunaan Ponsel Credit: pexels.com/Kelli

Berikut ini bahayanya apabila menggunakan VPN gratis, diantaranya:

1. Mengancam Keamanan Perangkat

Salah satu bahaya VPN gratis bisa mengancam keamanan dari perangkat Anda. Meski, sebenarnya fungsi utama VPN adalah untuk melindungi akses internet pengguna dari risiko peretasan. Namun berdasarkan studi terbaru, justru banyak aplikasi VPN gratis yang sudah terinfeksi oleh malware.

2. Serangan Iklan

Konsekuensi bahaya VPN gratis selanjutnya, adalah pengguna yang tentu akan dibanjiri dengan iklan. Memang hal ini kerap mengganggu pengguna serta tidak jarang membuat bingung. Tapi, kehadiran iklan tersebut tidak sekadar mengganggu, bahkan iklan yang penyedia VPN gratis tampilkan juga bisa mengarahkan pengguna masuk ke situs-situs berbahaya yang di dalamnya berpotensi terdapat peretas.

3. Perlambat Jaringan Internet

Kemudian, bahaya VPN gratis bisa membuat kecepatan internet justru menurun. Sebenarnya hal ini cukup lumrah, karena penyedia layanan VPN gratis memang akan mengatur kecepatan internet pengguna yang masuk ke dalam paket gratis.

4. Batasi Kuota Internet

Kemudian, bahaya VPN gratis adalah pihak penyedia akan membatasi jumlah kuota ketika perangkat Anda terhubung dengan internet. Maka, penguna hanya dapat mengakses internet dengan VPN menggunakan kuota tertentu, misalnya sebesar 2GB.

5. Memantau Aktivitas Pengguna

Selanjutnya, bahaya VPN gratis lainnya yang cukup sering ditemui adalah aktivitas online dari perangkat yang terpasang bisa terpantau. Hal tersebut berdasar dari studi yang menyebut 72 persen aplikasi VPN ternyata di dalamnya terdapat pelacak pihak ketiga.

6. Pemakaian IP untuk Network Endpoint

Sering terjadi, para penyedia layanan VPN gratis menggunakan IP address komputer atau PC para penggunanya sebagai Network Endpoint. Network Endpoint sendiri bisa disebut sebagai penjualan bandwith.

7. Bocornya Data dan Alamat IP

Dengan bahaya yang disebutkan sebelumnya, tentu data dan alamat IP akan bocor ke publik. Berdasarkan studi dari CSIRO hampir sekitar 84% VPN gratis akan membuka IPv6 pengguna dengan gamblang. Parahnya lagi, 60% di antaranya berani membocorkan permintaan DNS.

8. Serangan Man In the Middle

Bahaya VPN gratis adalah risiko adanya serangan “Man In the Middle”, yang merupakan serangan ke sistem komputer yang saling berkomunikasi satu dengan lainnya. Metode dari serangan peretas yang cukup mematikan ini konsepnya adalah peretas ada di tengah jalur komunikasi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel