Waasops Kasau Pantau Pencarian Sriwijaya SJ182 Pakai Super Puma H-3217

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Operasi pencarian dan penyelamatan pesawat Sriwijaya Air SJ182 memasuki hari ketiga masih terus dilakukan oleh prajurit TNI. Pencarian tidak hanya dilakukan hanya menggunakan kapal perang KRI TNI AL saja, TNI AU juga masih mengerahkan sejumlah pesawat TNI AU untuk melakukan pencarian melalui udara di langit Kepulauan Seribu.

Salah satu Helikopter yang hari ini dikerahkan oleh TNI AU adalah AS-332 Super Puma H-3217 milik Skadron Udara 6 Lanud Atang Sanjaya, Bogor.

Helikopter Super Puma yang diawaki oleh Kapten Pnb Eddo dan Lettu Pnb Ridwan melakukan penyisiran area di koordinat S5.56'39.92 E106.34'15.65 sekitar Pulau Lancang Kepulauan Seribu.

Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsma TNI Eding Sungkana yang ikut dalam proses pencarian dari udara menyatakan, hasil pantauan udara yang dilakukan olehnya hari ini masih belum menemukan suatu hal yang menonjol terkait dengan jatuhnya pesawat yang membawa 50 orang penumpang dan 12 orang kru pesawat rute Jakarta-Pontianak itu.

"Dari pantauan udara, belum ditemukan hal-hal menonjol di area perairan Pulau Lancang," kata Marsma TNI Eding Sungkana dikutip VIVA Militer dari akun instagram resmi TNI AU, @militer.udara, Senin, 11 Januari 2021.

Dalam rekaman video yang diperoleh dari akun instagram TNI AU itu, terlihat jelas sejumlah kapal perang KRI dan perahu karet atau Sea Boat yang membawa hilir mudik di sekitar lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Kapal-kapal milik TNI AL itu saat ini terus melakukan proses pencarian dan pengangkatan puing-puing pesawat yang ada di kedalaman sekitar 20 meter dari atas permukaan laut.

Baca juga: Kerja Gila TNI AL, Mantan Penjaga Nyawa Jokowi Ikut Cari Sriwijaya Air