Wabah Covid-19, AHY Belum Bahas Penyusunan Struktur Pengurus Baru Demokrat

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diberikan waktu 30 hari untuk menyusun struktur pengurus baru Partai Demokrat. Namun, rapat pembentukan struktur itu tengah ditunda karena situasi Covid-19.

AHY sedianya menggelar rapat formatur, tetapi belum dilakukan hingga saat ini. "Setahu saya dikarenakan situasi saat ini, sepertinya belum dilakukan rapat formatur," ujar politikus Demokrat Renanda Bachtar melalui pesan singkat, Selasa (24/3/2020).

Renanda mengatakan, karena tengah fokus krisis ini, Ketua Umum Demokrat AHY belum menentukan kepengurusan baru.

"Sehingga otomatis belum ada penentuan kepengurusan di bawah Ketum Partai Demokrat yang baru," kata dia.

Rapat Formatur itu dimaksudkan untuk membahas struktur pengurus baru Demokrat. AHY dan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Majelis Tinggi Demokrat tengah menyusun dan menerima masukan daerah untuk menempatkan orang-orang sebagai pengurus Demokrat.

Renanda juga mengatakan, ada instruksi khusus AHY kepada kader Demokrat di tengah pandemi corona ini. Instruksi ini diberikan kepada Ketua Fraksi Demokrat DPR, hingga ketua-ketua DPD dan DPC Demokrat.

AHY memerintahkan para kader untuk menjaga kesehatan dan rajin mencuci tangan hingga mengerjakan tindakan sanitasi lain yang diperlukan. Dia mendorong semua kader Demokrat dan keluarga untuk disiplin menjalankan karantina mandiri sesuai anjuran pemerintah. Kader yang merasa ada gejala juga diminta untuk segera memeriksa ke dokter.

Kurangi kegiatan partai secara fisik

Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memegang pataka bendera Partai Demokrat usai terpilih secara aklamasi dalam Kongres V Partai Demokrat di JCC, Jakarta, Minggu (15/3/2020). (Liputan6.com/Dok Partai Demokrat)

AHY juga memerintahkan untuk meniadakan dan mengurangi kegiatan partai yang mengharuskan kehadiran fisik. Dia mengatakan, koordinasi dan kerja politik dapat dilakukan secara virtual.

"Koordinasi dan komunikasi, serta kerja-kerja politik agar dilakukan melalui teleconference atau aplikasi lain berbasis internet yang mendukung," ucapnya.

Para anggota legislatif dan kepala daerah Demokrat diminta untuk menghimpun dan mendistribusikan bantuan kepada tenaga medis maupun masyarakat. Khusus kader di DPR, Fraksi Demokrat diminta membantu pemerintah dengan realokasi anggaran, merumuskan kebijakan, dan melakukan kerja sama demi penanganan Corona.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka

Saksikan video pilihan di bawah ini: