Wacana European Super League Kembali Mengemuka, Juventus dan Barcelona Siapkan Skenario Baru

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Juventus dan Barcelona dilaporkan masih berniat merealisasikan European Super League. Kedua tim, dibantu Real Madrid, tengah meramu skenario terbaru, termasuk promosi dan degradasi.

Seperti diketahui, Juventus dan tim Liga Spanyol itu merupakan klub yang tidak menarik diri dari wacana European Super League. Sebelumnya total ada 12 klub besar Eropa, termasuk Liverpool dan Manchester United.

Berdasarkan klaim media Jerman, Der Spiegel, secara praktik ketiga klub tersebut memang tidak menyatakan keluar dari European Super League. Mereka bahkan tengah menggodok skenario baru.

Ada dua skenario yang diusung. Yang pertama, akan ada tiga strata, yakni European Super League 1 dan 2.

Tiap strata atau divisi terdiri dari 20 peserta. Tiga tim terbawah akan otomatis turun ke European Super League 2, dan sebaliknya, tiga tim teratas European Super League 2 akan promosi.

Nah yang menarik yaitu, tiga tim terbawah European Super League 2 akan turun kasta ke UEFA Conference League. Sementara tiga tim teratas UEFA Conference League berhak promosi ke European Super League 2.

Skenario Kedua

Kelima pemain itu masuk dalam rekaman percakapan kontroversial Perez. Bos Madrid itu juga sudah membuat bantahan, dengan menyebut rekaman ini menjadi 'serangan' pada dirinya terkait keikutsertaan klub di ajang European Super League. (Foto: AFP/Javier Soriano)
Kelima pemain itu masuk dalam rekaman percakapan kontroversial Perez. Bos Madrid itu juga sudah membuat bantahan, dengan menyebut rekaman ini menjadi 'serangan' pada dirinya terkait keikutsertaan klub di ajang European Super League. (Foto: AFP/Javier Soriano)

Skenario kedua yang sedang digodok yaitu mirip seperti Liga Champions. Akan tetapi hanya tim-tim dari European Super League 2 yang akan banyak berubah.

Artinya, tiap tahun akan ada 17 klub baru yang diambil dari klasemen akhir di liga masing-masing, ditambah tiga tim yang terdegradasi dari European Super League 1.

Perlu dicatat, ini masih tahap wacana. Kesulitan yang dihadapi para 'founding fathers' European Super League adalah mendapatkan restu dari UEFA.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel