Wacana Pertemuan Ma’ruf Amin-Habib Rizieq, Ini Harapan HNW

Siti Ruqoyah, Eka Permadi
·Bacaan 2 menit

VIVA – Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW) mendukung wacana dialog antara Wakil Presiden, Ma'ruf Amin dan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab. Ia berharap dengan adanya dialog antara keduanya akan terjadi islah dan semua bisa fokus melawan pandemi COVID-19.

Demi kemaslahatan bangsa dan negara, dan demi menguatkan NKRI, dan agar focus atasi COVID-19, saya dukung pertemuan KH Ma’ruf Amin dengan Habib Rizieq Syihab. Apalagi KH Ma’ruf Amin selain Wapres juga ketua MUI, yang beberapa hari lagi akan Munas. Semoga jadi husnul khatimah dengan islah dan ukhuwah,” tulis HNW di akun Twitter @hnurwahid yang dikutip, Sabtu 21 November 2020.

Seperti diketahui, pihak Istana Wakil Presiden angkat suara soal saran sejumlah pihak yang meminta orang nomor dua di Indonesia untuk berdialog dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Wapres menyatakan bersedia bertemu dengan Habib Rizieq jika memang ada usulan dari masyarakat.

"Jadi, Wapres, saya kira, terhadap gagasan pertemuan, ya Wapres tidak masalah ketemu Habib Rizieq. Wapres welcome ya, tidak masalah," kata Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi, secara virtual, Jumat 20 November 2020.

Jika pertemuan itu terjadi, menurut dia, konteksnya adalah demi kebaikan bangsa dan negara. Apalagi Ma'ruf Amin dan Habib Rizieq sama-sama dikenal sebagai ulama.

“Artinya itu sesuatu yang bisa dilakukan asal membawa kebaikan bagi bangsa dan negara. Jadi tidak lain, tidak bukan konteksnya adalah supaya jadi kebaikan bagi bangsa dan negara," ujar Masduki.

Wapres juga memiliki perhatian dalam menyelesaikan hal-hal terkait keriuhan yang ada di masyarakat terkait Habib Rizieq ini. Meskipun demikian, Masduki mengakui pertemuan dengan Rizieq nanti bisa menimbulkan berbagai persepsi politik di masyarakat.

“Kalau perspektif politik dan macam-macam itu kan tidak terhindarkan. Sekali lagi, sepanjang itu membawa kebaikan bagi bangsa dan negara, Wapres sebagai ulama dan orang nomor 2 di negeri ini pasti akan melakukan," katanya.

Baca juga: Garangnya Kapolda Metro Baru, Ancam Tindak Pelanggar Prokes