Wacana Turnamen Pramusim Bergaung, PSS Fokus Memulihkan Kebugaran Pemain Dulu

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Sleman - PSS Sleman antusias menyambut kompetisi Liga 1 2021 yang tengah dimatangkan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Satu di antaranya adalah wacana adanya turnamen pramusim.

Beberapa waktu lalu, petinggi PSS Sleman, yaitu Marco Gracia Paulo selaku CEO klub, menanggapi positif adanya sebuah turnamen pramusim. Baginya, turnamen dapat dimanfaatkan sebagai masa persiapan seluruh klub.

Sudah hampir satu tahun terakhir, klub tidak memiliki aktivitas, bahkan harus membubarkan diri dan sebagian mengakhiri kontrak para pemainnya. Beruntung bagi PSS yang mayoritas pemainnya masih terikat kontrak hingga akhir 2021.

Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, memiliki persepsi yang sama perihal turnamen yang akan bergulir nanti. Menurutnya, turnamen bisa menjadi ajang pemanasan bagi pemain yang sudah lama tidak merasakan atmosfer kompetisi.

Hanya saja, sebelum melakoni turnamen, skuat PSS Sleman perlu menjalani latihan rutin dan mengembalikan kondisi fisik, mental, dan sentuhan bermainnya.

"Saya tahu mungkin ada turnamen sebelum kompetisi mulai, tapi saya lebih fokus ke pemain. Fokus latihan terlebih dahulu karena banyak pemain harus beristirahat hampir satu tahun," ujar Dejan Antonic, Selasa (9/2/2021).

Butuh Waktu

Dejan Antonic memimpin skuat PSS Sleman berlatih di lapangan UII, Sleman, Selasa (3/3/2020) sore. (Bola.com/Vincentius Atmaja)
Dejan Antonic memimpin skuat PSS Sleman berlatih di lapangan UII, Sleman, Selasa (3/3/2020) sore. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Sebelumnya Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru, Sudjarno, memberi sinyal segera menentukan dan jadwal turnamen pramusim 2021. Hal tersebut tidak lepas dari permintaan banyak klub.

Namun, belum dapat dipastikan kapan waktu pelaksanaan turnamen pramusim, dan rencananya juga masih bisa berubah. Meski dalam rancangannya selama 40 hari untuk menggulirkan turnamen.

"Tentunya kondisi pemain tidak sebagus seperti kemarin dan harus memberi waktu untuk memulihkan kondisi menjadi normal kembali," tutur Dejan Antonic.

"Seperti dari banyak analisa untuk kompetisi di Eropa sekarang, tidak ada tim yang semua pemainnya bisa 100 persen fit. Itu di Eropa, bagaimana dengan nanti di Indonesia?" jelas pelatih PSS Sleman itu.

Video