Waduh, Artikel KPI di Wikipedia Diacak-acak Umpatan Kasar

Amal Nur Ngazis

VIVA – Komisi Penyiaran Indonesia kembali menjadi sorotan publik Tanah Air. Gara-garanya kali ini adalah menegur beberapa tayangan televisi, salah satunya film animasi Spongebob

Sebagian publik kesal dengan sikap KPI yang dinilai teguran ke Spongebob kurang bermanfaat bagi edukasi publik. Saking geramnya ada warganet yang mengacak-acak artikel KPI di Wikipedia Indonesia. Nah lho!

Saat ini sih, artikel KPI di Wikipedia Indonesia sudah dinormalkan alias diperbaiki. Tapi kemarin tuh, ada warganet yang menemukan artikel KPI diacak-acak, gila guys. Artikel diubah menjadi kocak dan aneh lho

Akun Twitter @baebitcxx membagikan tangkapan layar artikel KPI di Wikipedia Indonesia yang diacak-acak. Dalam artikel tersebut, KPI dituliskan sebagai lembaga yang tidak berfaedah. 

"KPI adalah lembaga Indonesia yang paling ga berguna sama sekali, bagaimana tidak kerjanya saja hanya menargetkan yg tak menguntungkan bagi mereka, mereka sebenarnya ga peduli pada muatan negatif," demikian artikel KPI yang diacak-acak.

Tangkapan layar lainnya menunjukkan, artikel KPI dipenuhi dengan tulisan umpatan misalnya 'bgst' sampai cacian menggunakan alat vital pria dan wanita. Edan ya guys! 

"Jadi gini urusin sinetron loe dlu bgst nih Spongebob tontotan gw masih kecil ppq apa bedanya anjing," demikian tangkapan layar dalam hurup kapital. 



Untungnya Wikipedia langsung sigap memperbaiki artikel yang diedit dan diacak-acak tersebut. Wikipedia menyatakan pengacak-acakan artikel di platform mereka termasuk vandalisme. 


Sebelumnya, KPI membeberkan alasan mereka menegur tayangan Spongebob. Lembaga itu menilai ada beberapa adegan kekerasan yang dinilai tak pantas tayang karena disiarkan pada jam di mana anak-anak menonton film animasi itu.

Baca juga yuk: Asyik Sih, Tapi 5 Hal ini Sebaiknya Dihindari saat Bercinta

"Jadi si rabbit dipukul pakai barang sebentuk kayu balok gitu, kemudian dijatuhkan bola dari atas sehingga mengenai kepala kelinci yang lain. Kemudian ada memukul pakai palu, terus memukul pot kaktus sehingga mengenai kepala rabbit yang lain,” ucap  Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo.