Waduh, Pemain Timnas Indonesia Kebanyakan Gaya Saat Passing

·Bacaan 1 menit

VIVA – Shin Tae-yong terus mempersiapkan pemain Timnas Indonesia sebelum melakoni sisa laga kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Selain kondisi fisik, juru taktik asal Korea Selatan itu konsen terhadap teknik dan hal-hal kecil lainnya.

Bahkan, Shin Tae-yong mengkritik para pemainnya yang kebanyakan gaya saat melakukan passing. Hal itu diketahui saat laga internal di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa malam 11 Mei 2021.

Tae-yong membagi pemainnya menjadi dua tim merah dan putih. Mereka berhadapan 2x35 menit. saat melakukan evaluasi, Shin Tae-yong mengoreksi pemainnya dengan nada yang tinggi dan mimik serius.

Dari suara penerjemah yang samar terdengar, Shin melampiaskan kesal. Usut punya usut, Shin Tae-yong menyoroti tingkah laku pemainnya yang kebanyakan gaya saat melakukan passing.

"Passing tidak usah banyak gaya. Main lebih ngotot," kata penerjemah sambil menunjukkan gestur pemain.

Sementara itu, Shin Tae-yong mengatakan kritik yang ia ucapkan saat latihan bukan tanda dirinya sedang marah. Justru, gaya itu untuk membangun mental para pemainnya.

"Ada kekurangan di semua aspek Timnas Indonesia. Para pemain kurang memiliki kemampuan. Mereka juga kurang ngotot ketika merebut bola dari pemain lawan," kata Shin Tae-yong.

"Sejujurnya, saya tidak marah. Saya hanya mengeluarkan suara keras untuk bisa mengubah mental pemain," sambungnya.

Hari penghakiman untuk Shin Tae-yong sudah berada di depan mata. Indonesia menyisakan tiga laga di Kualifikasi Piala Dunia 2020 Zona Asia Grup G.

Pertama, Indonesia akan menghadapi Thailand pada 3 Juni, lalu Vietnam 7 Juni, dan terakhir UEA pada 11 Juni.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel