Wagub DKI Berharap Seluruh Sekolah di Jakarta Gelar PTM Mulai Januari 2022

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria berharap seluruh sekolah di Ibu Kota dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Januari 2022 mendatang.

Saat ini, PTM secara terbatas di Jakarta sudah bisa dilakukan seiring dengan penurunan level Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). DKI Jakarta kini menerapkan PPKM Level 3.

"Nanti secara bertahap akan mulai bertambah sampai Januari diharapkan semua sekolah bisa tatap muka," kata Riza saat meninjau sentra vaksinasi KNPI di SMKN 6 di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (27/8/2021).

Riza menuturkan, harapan tersebut tentunya dapat terealisasi apabila semua sekolah menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan disiplin serta penuh tanggung jawab.

Seperti dilansir Antara, Riza menyatakan bahwa PTM terbatas di DKI Jakarta akan dimulai pada Senin 30 Agustus mendatang dengan diikuti oleh 610 satuan pendidikan. Ratusan sekolah itu yang sebelumnya mengikuti uji coba pelaksanaan PTM terbatas.

"Pembelajaran tatap muka Insyaallah akan dimulai mulai Senin depan, mulai 610 sekolah yang sebelumnya sudah melaksanakan uji coba," katanya.

Aturan Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Guru memeriksa suhu tubuh siswa saat hari pertama uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Kenari 08 Pagi, Jakarta, Rabu (7/4/2021). Pemprov DKI Jakarta mulai melakukan uji coba pembelajaran tatap muka secara terbatas di 100 sekolah mulai 7 hingga 29 April 2021. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Guru memeriksa suhu tubuh siswa saat hari pertama uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Kenari 08 Pagi, Jakarta, Rabu (7/4/2021). Pemprov DKI Jakarta mulai melakukan uji coba pembelajaran tatap muka secara terbatas di 100 sekolah mulai 7 hingga 29 April 2021. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sebelumnya, Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah mengatakan PTM dilakukan bergantian dengan pembelajaran jarak jauh (daring).

Taga menjelaskan, pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Sementara pada Selasa dan Kamis, pihak sekolah melaksanakan disinfeksi untuk membersihkan lingkungan sekolah.

"Maksimal kapasitasnya per kelas adalah 50 persen, kemudian durasi belajar maksimal sampai jam 12 siang," kata Taga.

Taga menyebutkan bahwa pihaknya juga mewajibkan agar para siswa yang belajar di sekolah sudah divaksinasi Covid-19 dan mendapat persetujuan dari orang tua peserta didik.

"Jadi jika siswa sudah divaksin tapi orang tuanya ragu tidak masalah tetap mengedepankan keselamatan. Sebaliknya, siswa belum vaksin tapi orang tuanya mau, ya tidak bisa," kata dia.

Infografis Uji Coba Belajar Tatap Muka Sekolah di Jakarta

Infografis Uji Coba Belajar Tatap Muka Sekolah di Jakarta. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Uji Coba Belajar Tatap Muka Sekolah di Jakarta. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel