Wagub DKI: Keberhasilan Putus Penyebaran Covid 19 Ditentukan Perilaku Warga

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) menegaskan, pihaknya telah mengerahkan segala aparat keamanan untuk keberlangsungan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Hanya saja, kontribusi aparat menyukseskan PSBB transisi hanya 20 persen.

Ariza mengatakan, keberhasilan pemutusan rantai Covid-19 tergantung dari sikap dan kebiasaan dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Selain regulasi yang lengkap, aparat yang banyak, sanksi yang dikenakan, sekali lagi, semua itu hanya berkontribusi 20 persen. menurut para ahli, pakar, keberhasilan memutus rantai penyebaran Covid itu 80 persen itu ditentukan oleh perilaku warga," katanya saat meninjau Jatinegara Trade Center, Jakarta Timur yang dikutip melalui akun Youtube Pemprov DKI, Senin (15/6/2020).

Bahkan, memutus mata rantai Covid-19 dikatakan Riza dilakukan secara intens dan masif dengan cara meningkatkan dan memperluas tes dan pelacakan. Indikasi intensitas pelacakan dan tes ditandai dengan meningkatnya jumlah kasus.

Ariza, kurva penyebaran virus Corona di DKI Jakarta melandai turun dibanding naik, meski angka kasus per hari tinggi.

"Kenapa ada peningkatan (kasus), sesungguhnya kami dari Pemprov sudah meningkatkan tes dan tracing, dan adanya peningkatan angka itu bukan disebabkan hari ini, angka hari ini adalah akumulasi dari sebelumnya. Angka hari ini adalah penyebab dari dua minggu sebelumnya. Jadi, dalam melihat kurva kita harus menyeluruh. Secara umum di Jakarta memang ada kelandaian, tapi memang harus diikuti dengan kedisiplinan, kepatuhan, dan ketaatan," jelas Ariza.

Reporter: Yunita Amalia