Wagub DKI: Tidak masalah Ancol pinjam modal usaha ke Bank DKI

·Bacaan 2 menit

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan tidak masalah terkait PT Pembangunan Jaya atau Ancol meminjam kredit modal usaha ke Bank DKI untuk pengembangan bisnis.

"BUMD kadang perlu ada pengembangan, bisa saja pinjam ke bank, mau bank nasional atau Bank DKI biasa saja. Kalau Ancol perlu suntikan dana kemudian meminjam ke bank, sejauh itu proyeknya memang dimungkinkan ya enggak papa," kata Riza di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Ancol kerja sama dengan Bank DKI dalam bidang kredit investasi

Karena itu, Riza menilai soal peminjaman kredit modal usaha tersebut bukan masalah dan tidak perlu dibesar-besarkan.

"Artinya sejauh proyeknya itu bisa divisible itu hak dari BUMD, dia mau pinjam ke bank mana saja itu biasa. Jadi enggak ada yang istimewa, itu biasa saja," ucap Riza.

Diketahui, Kawasan Taman Impian Jaya Ancol telah resmi menjadi lokasi trek balapan Formula E Jakarta Juni 2022 mendatang, persiapan untuk membuat lintasan ajang balap mobil listrik itu juga sudah dilakukan.

Kemudian, PT Pembangunan Jaya atau Ancol juga telah mendapatkan dana kredit sebesar Rp1,2 triliun yang salah satunya untuk mengembangkan sarana.

Dana itu diberikan secara bertahap dengan rincian Rp389 miliar untuk kegiatan operasional Ancol, Rp516 miliar untuk refinancing PUB II Obligasi tahap II, dan Rp334 miliar untuk investasi yang meliputi pembiayaan dan pengembangan aset.

Baca juga: Pemprov DKI pastikan Ancol tidak biayai Formula E

Sebelumnya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank DKI menyalurkan kredit senilai Rp1,2 triliun kepada Pembangunan Jaya Ancol. Dana tersebut bakal dipakai untuk beragam keperluan seperti operasional hingga pengembangan sarana di tempat wisata itu.

Penandatanganan perjanjian kredit tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Pembangunan Jaya Ancol, Teuku Sahir Syahali, dengan Direktur Keuangan Bank DKI, Romy Wijayanto di Candi Bentar Ancol, Jakarta Utara, Senin kemarin.

Sedangkan untuk penandatanganan nota kesepahaman layanan pemasaran digital dilakukan oleh Direktur Pembangunan Jaya Ancol, Febrina Intan dengan Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi.

Selain penyaluran kredit, Bank DKI bersama Ancol juga berkolaborasi kerja sama pemasaran tiket rekreasi, Taman Impian Jaya Ancol. Di antaranya adalah pemasaran unit rekreasi, kerjasama penjualan tiket, dan pengembangan mekanisme pembayaran digital.

Baca juga: Bank DKI: Penyaluran kredit ke Ancol tidak terkait Formula E

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel