Wagub DKI: Tugu Sepeda untuk Dorong Masyarakat Hidup Sehat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta tengah membangun Tugu Sepeda di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan alasan pembangunan tugu tersebut.

"Karena di masa pandemi ini kita ingin mendorong masyarakat hidup sehat, hidup bersih, lingkungan yang bersih, udara yang bersih dengan cara menggunakan sepeda," ujar Riza Patria, Minggu (11/4/2021).

Dia menyebut, tugu sepeda itu juga menjadi bagian kampanye DKI agar menggunakan sepeda sebagai alat transportasi, bukan hanya untuk hobi.

"Kita ingin sepeda ini tidak hanya digunakan alat rekreasi, olahraga tapi juga alat transportasi," kata dia.

"Sudah kita perhitungkan dengan para konsultan, para ahli, tempat yang terbaik tidak mengganggu justru akan menjadi ikon baru di Jakarta dan komitmen kita pada pengguna sepeda dan masyarakat," tambahnya.

Selain itu, Politkus Gerindra itu memastikan pembangunan tugu sepeda senilai Rp 800 juta tidak berasal dari APBD melainkan pihak swasta. "Sekali lagi tidak dibiayai oleh APBN atau APBD tapi oleh swasta pihak ketiga. Jadi bukan dari kami," tandas Riza Patria.

Pembangunan Tugu Sepeda Habiskan Dana Rp 800 Juta,

Pekerja saat menyelesaikan pembangunan Tugu Sepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (5/4/2021). Pembangunan tugu tersebut sebagai pengingat momentum penggunaan sepeda yang masif digunakan masyarakat Ibu Kota pada masa pandemi Covid-19. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja saat menyelesaikan pembangunan Tugu Sepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (5/4/2021). Pembangunan tugu tersebut sebagai pengingat momentum penggunaan sepeda yang masif digunakan masyarakat Ibu Kota pada masa pandemi Covid-19. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara mengenai kritikan anggaran pembangunan tugu sepeda di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat yang mencapai Rp 800 juta. Dia menyebut anggaran tersebut sudah melalui kajian dan penelitian oleh konsultan.

"Tentu semua mengenai harga ada standar yang memenuhi syarat-syarat tertentu. Jadi, nanti silakan ditanya konsultan kenapa biaya Rp 800 juta tentu yang namanya kita harus menghargai para seniman, senirupa," kata Riza di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021).

Lanjut dia, anggaran pembangunan tugu sepeda tidak berasal dari APBD DKI Jakarta 2021. Namun dari pihak swasta.

Untuk pengalokasian anggaran, kata Riza, sudah berdasarkan bidang dan peruntukannya berdasarkan pendanaan yang ada.

"Semua kan ada alokasinya, pendidikan, sosial, kesehatan, olahraga, agama, semua dialokasikan. Tentu alokasinya sangat proporsional," ucapnya.

Selain itu, menurut politikus Gerindra ini, tugu sepeda memiliki sejumlah manfaat untuk masyarakat. Mulai dari mempercantik kota hingga menjadi salah satu ikon Jakarta.

Karena hal itu, Riza meminta dukungan masyarakat untuk menggunakan sepeda dalam kehidupan sehari-hari.

"Ini juga bentuk penghargaan kita bagi pesepeda, kita ingin di Jakarta ke depan tidak hanya sebagai alat olahraga, rekreasi tetapi sepeda ke depan kita harapkan menjadi alat transportasi," jelas dia

Sebelumnya, sejumlah pihak mengkritik pembangunan tugu sepeda di Jakarta dengan anggaran sebesar Rp 800 juta.

Saksikan video pilihan di bawah ini: