Wagub Emil Dardak dan 11 Nama Ini Diusulkan Terima Vaksin Tahap Pertama di Jatim

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - Ketua Tim Kuratif Satgas Covid-19 Jawa Timur (Jatim) Joni Wahyuadi mengatakan, pihaknya mengusulkan 12 nama untuk menerima vaksin Sinovac tahap pertama di Jatim.

Mereka adalah Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto. Lalu Ketua Tim Penggerak PKK Arumi Bachsin, Direktur Utama RSU Soetomo Joni Wahyuadi.

Dirut RSAL, Dirut RSI, Dirut RS Menur, Dekan Fakultas Kedokteran Unair, Kepala BPOM Surabaya, Ketua IDI Surabaya, Ketua Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur Syafiq Syauqi alias Gus Syafiq, dan Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jatim.

"Itu baru usulan, karena Pemerintah Jawa Timur diminta mengusulkan. Usulannya, untuk awalnya seperti itu. Ya, nanti siapa yang memutuskan, ya, dari Gugus Tugas pusat. Di-ACC apa enggak," ujarnya usai rapat koordinasi penanganan Covid-19 dan vaksinasi di kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (8/1/2021).

Vaksinasi, lanjut Joni, mulai akan dilakukan di tingkat nasional atau pusat pada 13 Januari 2021 nanti. Sementara di tingkat provinsi dimulai keesokannya, yakni 14 Januari. "Jadi, kabupaten mungkin (tanggal) 15 (Januari). Ibu Gubernur sudah sampaikan tadi," ucapnya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebelum juga menyatakan bahwa di Jawa Timur tingkat kenaikan pasien positif Covid-19 terjadi pasca libur sekolah hingga libur nataru.

"Sejak libur beberapa hari lalu ada kenaikan jumlah pasien positif Covid-19, sehingga Jatim perlu untuk menerapkan PPKM," ujar Khofifah melalui video virtual.

"Sehingga kita semua harus tetap menjaga kesehatan untuk kebaikan bersama. Perlu peran serta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, karena untuk memutus mata rantai tidak cukup dilakukan oleh Forkopimda Jatim, namun peran serta masyarakat menjadi penting," ucapnya.

PPKM

Dalam rapat koordinasi itu juga dibahas tentang persiapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kepala Kepolisian Daerah Jatim Irjen Pol Nico Afinta menuturkan, bahwa Forkopimda Jatim bersama pimpinan di kabupaten/kota siap melaksanakan PPKM sebagaimana diputuskan oleh Menko Perekonomian dan Mendagri.

"Pertama, kami akan meningkatkan operasi yustisi untuk mengawasi kegiatan masyarakat. Kedua, mendukung pemda maupun kabupaten/kota dalam penyiapan rumah sakit dan kegiatan pengawalan vaksinasi. Sehingga dalam dua minggu ke depan program pencegahan maupun pengobatan bisa berjalan dengan baik," kata Nico.Sedangkan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menyebutkan bahwa vaksin COVID-19 sudah tiba di seluruh provinsi di Indonesia termasuk di Jatim. Sehingga awal vaksinasi nanti akan dilaksanakan pada 13 Januari besok, di tingkat nasional.

"Vaksin COVID-19 sudah tiba di seluruh provinsi di Indonesia termasuk Jatim. Nantinya vaksinasi akan dimulai di tingkat nasional. Kita harus percaya dan yakin terhadap vaksin COVID-19 ini, karena ini merupakan upaya penting dalam melawan COVID-19," ucap Suharyanto.

Saksikan video pilihan di bawah ini: