Wagub Jabar Minta Maaf Buntut Ucapan Poligami jadi Solusi Atasi HIV/AIDS

Merdeka.com - Merdeka.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meminta maaf usai ucapannya soal poligami menjadi solusi untuk mengatasi kasus HIV/AIDS menjadi kontroversi. Selain poligami, UU sebelumnya menyinggung menikah muda menjadi solusi lain.

"Kalau sebagai pribadi tidak sependapat ya saya memohon maaf," kata Uu kepada wartawan, Kamis (1/9).

UU menegaskan, bila ucapannya tersebut merupakan pandangan pribadi. Dia menyebut, idenya soal poligami dan pernikahan itu bukan pernyataan resmi dari Pemprov Jawa Barat.

"Bila ada yang tersinggung dengan pendapat saya sebagai Wakil Gubernur dan saya bicara bukan atas nama pemerintah ya, tetapi atas nama pribadi saya," ujar politikus PPP itu.

Sebelumnya, Uu memberikan solusi untuk menekan peningkatan kasus HIV/AIDS yang saat ini tengah hangat dibahas, khususnya di Kota Bandung. Solusi yang disebutnya adalah pernikahan dan poligami.

Dia menjelaskan bahwa langkah pernikahan anak-anak muda menjadi solusi dibanding terkena penyakit HIV/AIDS. "Dan berpoligami bagi yang sudah menikah," jelas Uu.

Uu mengungkapkan bahwa pernikahan adalah ibadah yang disunahkan oleh Nabi Muhammad SAW dan salah satu dari tujuan pernikahan itu adalah untuk menjauhkan dari zina. Perzinahan menurutnya terbukti membawa banyak mudharat, di antaranya adalah penyakit kelamin hingga terkena HIV/AIDS.

"Sekarang kan sedang viral di Bandung ternyata ibu-ibu banyak yang kena HIV/ AIDS. Kedua, anak-anak muda banyak juga yang kena," ungkap Uu.

Dalam aturan agama, khususnya Islam, perzinahan sudah sangat jelas dilarang sehingga pernikahan menjadi solusi menjaga seseorang dari perbuatan zina. Namun langkah lainnya pun disebutnya harus dilakukan, mulai sosialisasi, penyuluhan dan pendidikan seks kepada anak muda agar tidak melakukan terlarang.

Dia menegaskan bahwa Allah SWT tidak akan membuat larangan, termasuk di dalamnya perzinahan, tanpa ada dampak negatif yang didapatkan bila masih dilakukan. Sedangkan pernikahan dan poligami adalah bagian dari ibadah.

Oleh karena itu, Uu menyarankan kepada anak muda untuk menikah bila sudah tidak kuat menahan hasrat seksualnya.

"Hasrat seksual memanglah hal biologis yang juga manusiawi, tetapi tetap harus disalurkan dengan cara yang benar sesuai syariat agama," ucapnya. [ray]