Wagub Kalteng: Idul Adha mengandung nilai kepatuhan dan keikhlasan

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengatakan dalam Hari Raya Idul Adha terkandung nilai-nilai kepatuhan dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Hal ini berkaitan dengan peristiwa saat Nabi Ibrahim yang bersedia mengorbankan puteranya Nabi Ismail sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah SWT, namun dalam peristiwa penyembelihan kemudian digantikan menjadi domba oleh Allah SWT.

"Ibadah kurban sudah selayaknya dijadikan sebuah momentum, mengingatkan kembali diri kita bahwa hidup ini takkan pernah sepi dari proses perjuangan dan pengorbanan. Oleh karena itu, kita dituntut untuk selalu berjuang dan berkurban dengan apa yang kita miliki," katanya di Palangka Raya, Ahad.

Untuk itu, masyarakat didorong menumbuhkembangkan semangat pengorbanan sebagai bagian mendasar dalam rangka pembentukan karakter masyarakat dan bangsa yang beradab.

Baca juga: Wabup ajak umat Muslim teladani Nabi Ibrahim

Baca juga: Anies berterima kasih kepada jamaah Shalat Id di JIS

"Betapa bermaknanya pahala berkurban sebagai wujud untuk memajukan hidup sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT," ucapnya yang pernah menjadi Bupati Pulang Pisau tersebut.

Edy menyatakan dalam penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha, tidak hanya berhenti pada rutinitas sebagai pelaksanaan ibadah, tetapi juga memaknai lebih jauh tentang ibadah ini sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Di antaranya dia mengajak masyarakat khususnya umat Islam lebih tawadhu dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, sehingga semakin mempertebal iman dalam menghadapi ujian dan cobaan dengan penuh kesabaran serta keikhlasan.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur bangsa beserta masyarakat Kalteng yang selama ini menjalin keharmonisan dalam kehidupan beragama dengan menjunjung tinggi semangat Huma Betang.

"Kita masih bisa bahu-membahu, saling tolong menolong, bergotong royong membangun daerah yang kita banggakan dalam suasana aman, tenteram dan damai dalam bingkai NKRI," jelasnya.

Adapun pada hari ini Pemprov menggelar Shalat Idul Adha di halaman kantor Gubernur Kalteng. Bertindak sebagai Imam Prof. Dr. Alim Al Alamah Al Habb Basim bin Al Atthos dan Khatib KH Ahmad Sanusi Ibrahim yang dikenal dengan sebutan Guru Jaro.*

Baca juga: Ribuan umat Islam Sorong shalat Id di halaman kantor Wali Kota

Baca juga: Anies Baswedan Shalat Id di JIS pagi ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel