Wagub Kaltim usulkan pembangunan museum wartawan

·Bacaan 1 menit

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi mengusulkan pembangunan museum wartawan sebagai apresiasi kepada para jurnalis dalam mendukung pembangunan daerah.

"Saya usul bagaimana Kaltim ini bisa memiliki museum wartawan," kata Wagub Hadi Mulyadi dalam keterangan resmi diterima di Samarinda, Kamis.

Menurut Wagub, Kaltim ini memiliki sejarah perjuangan hingga masa kemerdekaan dan pembangunan saat ini yang didokumentasi para wartawan.

Baca juga: Gubernur Kaltim sebut UU IKN akan disahkan awal tahun 2022

Karenanya, tidak salah kalau Kaltim selayaknya memiliki museum yang akan mengoleksi tentang kewartawanan, baik dalam perjuangan maupun pemberitaan.

"Saya yakin Bapak-Bapak yang hadir ini, para tokoh dan teman-teman wartawan senior sepakat kalau Kaltim memiliki museum wartawan," ungkap Hadi.

Misalnya, museum akan mengoleksi berita-berita tentang perjuangan hingga pembangunan Kaltim pada masa kini.

Baca juga: Pengamat: RUU IKN perlu perinci rencana bentuk pemerintahan di Kaltim

Termasuk peralatan peliputan seperti alat perekam, kamera hingga peralatan mencetak koran juga koran-koran pada waktu itu hingga saat ini.

"Pasti ada koran-koran lokal Kaltim yang terbit saat jaman perjuangan hingga pembangunan sampai saat ini, termasuk media nasional yang memberitakan daerah kita," ujar mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini.

Baca juga: Vaksinasi dosis ketiga Kaltim dimulai di Kota Bontang dan Balikpapan

Kembali Wagub berharap para wartawan Kaltim, khususnya para tokoh pers dan wartawan senior untuk membicarakan usulan dirinya untuk merealisasikan pembangunan museum wartawan.

"Semoga segera terwujud, sehingga bukti sejarah bagi anak cucu kita, bagaimana perkembangan media massa (koran) dan peran wartawan memberitakannya sejak jaman perjuangan hingga kini," harap Wagub Hadi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel