Wagub Kepri klaim tingkat kehadiran ASN tinggi usai cuti Lebaran

Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Marlin Agustina mengklaim tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) di hari pertama kerja usai cuti Idul Fitri 1443 Hijriah tergolong tinggi.

“Kalau kita lihat apel hari ini hampir semuanya masuk,” kata Wagub Marlin usai memimpin apel pagi di halaman Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Senin (9/5).

Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ASN langsung masuk kerja usai cuti Lebaran

Kendati begitu, katanya, ada beberapa ASN yang pada apel perdana kali ini tidak hadir karena masih dalam perjalanan balik mudik dari kampung halaman ke Kota Tanjungpinang.

Marlin memaklumi hal tersebut, dengan alasan arus balik mudik tahun ini sangat padat, sehingga pemudik dimungkinkan mengalami sejumlah kendala di dalam perjalanan.

“Mungkin ada kendala-kendala di perjalanan, jadi dibolehkan untuk bekerja dari rumah dulu atau WFH,” ujarnya.

Lebih lanjut, Marlin mengingatkan kepada seluruh PNS dan honorer di lingkungan Pemprov Kepri untuk langsung bekerja melakukan pelayanan kepada masyarakat setelah libur panjang.

Ia berharap momentum Lebaran ini dapat memicu semangat yang baru untuk membangun SDM dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik terhadap masyarakat.

Baca juga: ASN Pemprov Kepri boleh pakai mobil dinas untuk berlebaran

Baca juga: Pemprov Kepri segera tambah insentif guru non-ASN

Dia mengimbau kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Kepri tidak melaksanakan halal bihalal, karena kegiatan itu akan berpotensi menimbulkan kerumunan. “Untuk halal bihalal sebaiknya tidak dilaksanakan, cukup dengan silaturrahim saja, tapi tetap dengan protokol kesehatan yang ketat,” ucapnya.

Usai apel perdana, Marlin dan segenap Kepala OPD Pemprov Kepri bersalam-salaman merayakan momen Idul Fitri 1443 Hijriah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel