Wagub Lampung dorong program pertanian bersinergi dengan kartu petani

Kelik Dewanto
·Bacaan 2 menit

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mendorong pengembangan pertanian di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, bersinergi dengan program kartu petani berjaya (KPB).

"Kita harus bersinergi dan ini menjadi program yang penting untuk menyejahterakan para petani," ujar Wagub Nunik pada Musrenbang RKPD Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2022 di Gedung Sesat Agung, Nuwo Balak, Gunung Sugih, Lampung Tengah, Rabu.

Ia menyebutkan selain pertanian, Lampung Tengah juga fokus terhadap pembangunan desa, pendidikan dan pariwisata. Itulah sebabnya, semua program itu harus disinergikan. Termasuk program smart village, karena melalui program ini menjadikan masyarakat desa terampil dan kreatif.

Menurut Nunik, program ini juga menjadi program nasional yang kemudian diadopsi oleh Kemendes PDTT dan Kemendagri.

"Program ini mengangkat desa agar menjadi lebih produktif termasuk menghasilkan sesuatu yang mendorong ke arah kesejahteraan masyarakat desa," katanya.

Sementara di sektor pendidikan, Nunik mengajak untuk ikut menyukseskan program smart school dengan menyiapkan tenaga pengajar yang paham teknologi dan menghadirkan inovasi pembelajaran.

"Kabupaten/kota kita dorong tenaga pengajarnya paham teknologi dan adanya inovasi-inovasi termasuk memastikan seluruh sekolah ada jaringan internet," ujarnya.

Nunik meminta Kabupaten Lampung Tengah juga membangkitkan sektor pariwisata melalui pariwisata budaya dan agro wisata.

Sebab, melalui pariwisata budaya, selain pariwisata dan ekonominya tumbuh dan bergerak, sekaligus melestarikan adat dan budaya.

"Pariwisata budaya dan agro wisata untuk dikembangkan di Kabupaten Lampung Tengah karena pariwisata menjadi kunci menuju kesejahteraan warga. Untuk itu sumber daya manusianya agar dimaksimalkan," katanya.

Dalam rangka menaikkan kemampuan dan keterampilan angkatan muda kerja, Nunik mendorong Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah bersinergi dengan pemerintah pusat.

Menurutnya, dalam menangani bonus demografi, pemerintah pusat melalui kementerian terkait bersedia memberikan anggaran kepada pemerintah daerah untuk hal tersebut.

"Kabupaten kota harus menyambut ini. Mari ajukan kebutuhan sesuai kebutuhan daerahnya," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Nunik menyebutkan Pemerintah Provinsi Lampung terus fokus memperbaiki ruas-ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Lampung Tengah.

"Jalan provinsi di Lampung Tengah menjadi perhatian dan saya juga secara langsung sudah beberapa kali turun ke lokasi. Meski tanpa keluhan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Pemerintah Provinsi Lampung sudah memikirkan jalan-jalan provinsi tersebut," ujarnya.

Baca juga: Lampung kembangkan potensi alpukat varietas unggul
Baca juga: Kementerian PUPR lanjutkan penataan kawasan kumuh di Pringsewu Lampung
Baca juga: Wapres ke Lampung tinjau vaksinasi dan Way Sekampung