Wagub NTT berangkatkan JCH melalui Embarkasi Surabaya

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Josef Nae Soi memberangkatkan jamaah calon haji asal NTT menuju ke Tanah Suci melalui Embarkasi Surabaya.

"Jamaah calon haji asal NTT berjumlah 305 orang, sesuai ketetapan Pemerintah Arab Saudi. Semuanya dalam keadaan sehat dan siap berangkat ke Tanah Suci," ujarnya saat dikonfirmasi usai prosesi pemberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Selasa.

Terdata, calon haji paling banyak berasal dari Kota Kupang sebanyak 123 orang, sedangkan paling sedikit tercatat berasal dari Kabupaten Sumba Barat sebanyak dua orang.

Dia menjelaskan sebenarnya jamaah calon haji asal NTT tahun ini berjumlah 350 orang, namun sebanyak 45 orang lainnya telah mutasi ke daerah lain.

Baca juga: 782 calon haji asal NTB telah berada di Mekkah

Saat memberangkatkan jamaah, Wagub Josef Nae Soi berpesan kepada mereka agar menjaga kesehatan, mengingat cuaca atau suhu di Tanah Suci mencapai lebih dari 40 derajat Celsius.

"Semua orang kalau pergi ke Tanah Suci itu harus jaga fisik yang bagus. Jaga mental juga, dua-duanya harus seimbang. Fisik yang paling penting karena di sana panas sekali, 40 derajat lebih," ucap dia.

Orang nomor dua di Pemprov NTT itu, menilai persiapan jamaah calon haji asal NTT untuk berangkat haji sudah luar biasa.

"Saya lihat mereka memakai alas kaki yang bagus. Bajunya juga bagus," katanya.

Wagub Josef juga menyampaikan bahwa NTT terkenal dengan tanaman herbal daun kelor yang menyehatkan sehingga seluruh jamaah telah rutin mengonsumsi daun kelor.

"Karenanya hari ini mereka dalam kondisi sehat dan siap berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci," tuturnya.

Jamaah calon haji asal NTT tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 25 Embarkasi Surabaya, bersama sebanyak 155 calon haji asal Sidoarjo, Jawa Timur.

Berdasarkan data dari Kemenag Jatim untuk Embarkasi Surabaya tahun ini ada 16.967 calon haji yang dilayani dan terbagi dalam 38 kloter.

Baca juga: Tawaf ifadah lebih awal, jamaah bisa naik bus ke Masjidil Haram
Baca juga: Jadwal lempar jumrah jamaah haji Indonesia dibagi dua
Baca juga: Kondisi sakit, dua calon haji asal Pekanbaru batal berangkat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel