Wagub: Sebaik Apapun Faskes Tak Ada Guna Jika Warga Tak Patuh Prokes

·Bacaan 1 menit

VIVA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyebutkan, bahwa sebaik apapun fasilitas kesehatan (faskes) yang telah disediakan untuk para pasien COVID-19 itu dianggap tidak artinya.

Sebab, jika masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes) COVID-19 3M: mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak sama saja itu tidak artinya.

"Semuanya yang kita siapkan dengan baik dan cepat itu tidak ada artinya kalau masyarakat tidak disiplin tidak ada gunanya kalau masyarakat tidak melakukan protokol kesehatan," kata Ahmad Riza Patria di Jakarta, Selasa, 29 Juni 2021.

Jadi, ia menjelaskan, kunci utama adalah disiplin pada masyarakat terapkan protokol kesehatan dan tetap di rumah. Kalau itu dilakukan tidak perlu lagi ada penambahan fasilitas oleh pemerintah karena angkanya akan turun. Angka COVID-19 naik, katanya karena masyarakatnya tidak disiplin.

"Tapi sekali lagi seperti yang sudah sering kami sampaikan bahwa kita harus menghadang di hulu, jangan sampai ke hilir," ujarnya.

Menurut dia, bahwa menghadang di hulu yaitu masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan berdiam diri di rumah mengurangi mobilitas di luar rumah.

"Kecuali yang sangat-sangat penting sekali. Kemudian kedua laksanakan prokes secara disiplin dan ketat, menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan, kurangi mobilitas. Itu yang kita lakukan sehari-hari apalagi sekarang ada varian baru yang sudah sangat cepat menular dan berbahaya," katanya.

Baca juga: Jakarta Terapkan PPKM Darurat, Wagub Riza: Tunggu Saja Pengumumannya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel