Wagub tegaskan SOP di TransJakarta sudah sesuai ketentuan KNKT

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, "Standard Operating Procedure" (SOP) di BUMD DKI Jakarta, PT TransJakarta
sudah sesuai ketentuan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Perlu diketahui, SOP, prosedur, rekomendasinya itu dibantu disusun bersama dengan KNKT. Itu kita penuhi, patuhi dan susun bersama. Jadi semua sudah kita laksanakan," ujar Riza di Balai Kota Jakarta, Senin.

Bahkan, kata mantan anggota DPR RI tersebut, para juru mudi TranJakarta sebelum bergabung dengan TransJakarta harus melalui pelatihan khusus.

"Sopir-sopir TransJakarta harus melalui pelatihan khusus," katanya.

Terkait dengan kecelakaan yang merenggut nyawa seorang wanita setelah turun dari Halte Kramat Sentiong dan menyeberang di depan bus, Riza menyampaikan bela sungkawa atas kejadian pada Sabtu (16/7) malam tersebut.

Baca juga: Seorang wanita tewas terlindas TransJakarta di Senen
Baca juga: TransJakarta sampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban pesepeda

Riza mengimbau agar masyarakat Jakarta lebih berhati-hati dalam menggunakan transportasi termasuk ketika menyeberang melalui jalur TransJakarta.

"Jadi memang sekali lagi bagi seluruh warga hati-hati kalau menyeberang. Jangan jalan di depan bus TransJakarta itu kan tinggi dia. Kalau kita menyeberang waspada, kan sopir enggak liat itu ada orang di bawah," ujarnya.

Riza juga meminta kejadian ini harus menjadi perhatian bersama agar ke depan tidak terjadi lagi dengan cara melakukan sosialisasi lebih masif.

"Jadi yang penting ke depan kita sosialisasikan terus kepada warga, pada masyarakat jangan menyeberang sembarangan, apalagi di depan bus TransJakarta. sopir itu di atas posisinya gak liat kalau ada orang di depan di bawah itu," katanya.

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwajib atas kecelakaan yang terjadi di Halte Keramat Sentiong, Jakarta Pusat pada Sabtu, 16 Juli 2022 hingga mengakibatkan korban satu wanita meninggal dunia.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan TransJakarta, Anang Rizkani Noor menyampaikan, kamera pengawas atau CCTV sudah diserahkan ke pihak Kepolisian untuk bahan penyelidikan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel