Wah, Deretan Perusahaan Ini Janjikan Bonus ke Karyawan yang Rela Vaksinasi Covid-19

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Saat ini, banyak perusahaan asal Amerika Serikat (AS) yang masih memperdebatkan tentang kewajiban vaksinasi Covid-19. Namun, menurut jajak pendapat Yale Chief Executive Leadership Institute, lebih dari 70 persen dari CEO berbagai perusahaan besar yang disurvei baru-baru ini mengatakan bahwa mereka terbuka untuk mewajibkan vaksin.

"Saya pikir hal yang benar untuk dilakukan United Airlines, dan untuk perusahaan lain, (adalah) untuk menuntut vaksin dan menjadikannya wajib," kata Scott Kirby, CEO United Airlines kepada para investor pada panggilan pendapatan di bulan Januari.

Tetapi, rupanya tidak semua CEO setuju meskipun beberapa industri, seperti sektor perawatan kesehatan, mungkin memerlukan vaksin. Namun, banyak pula perusahaan lain yang menawarkan berbagai insentif kepada karyawan yang bersedia mendapatkan vaksinasi covid-19.

Tergantung pada industrinya, beberapa karyawan mungkin menerima kartu hadiah, sementara yang lain ditawari tumpangan gratis ke situs vaksinasi.

Berikut beberapa perusahaan yang membayar karyawannya untuk divaksinasi, seperti melansir CNN, Kamis (25/3/2021):

1. Aldi

Pada bulan Januari, perusahaan yang bergerak pada rantai diskon grosir ini mengumumkan akan memberikan total empat jam paid time off (PTO) atau cuti dibayar kepada para pekerjanya untuk mendapatkan vaksinasi.

Aldi menekankan vaksin tidak akan mengganggu pekerjaan apalagi gaji karyawan. Meskipun begitu, laporan dari United Food and Commercial Workers International Union yang mewakili 1,3 juta pekerja di garis depan, mengatakan bahwa hanya ada 13 negara bagian yang saat ini menawarkan vaksin kepada para pekerja toko grosir.

2. American Airlines

Karyawan yang hendak melakukan vaksinasi akan mendapatkan hari libur ekstra tahun depan dan uang senilai USD 50 dalam program American's employee recognition atau pengakuan karyawan Amerika.

"Saya pikir dari sudut pandang kami, kami sangat mendorong anggota tim kami untuk keluar dan mendapatkan vaksin," kata Chief Operating Officer AA David Seymour.

3. Amtrak

Amtrak memberi karyawan bonus dua jam gaji saat mereka berhasil menunjukkan bukti vaksinasi Covid-19, serta membebaskan mereka yang ingin mendapatkan vaksinasi selama jam kerja.

4. Bolthouse Farms

Stephanie Cal (kiri), perawat di Long Island Jewish Medical Center, menerima suntikan vaksin COVID-19 di New York, AS, 14 Desember 2020. AS mulai memberikan vaksin COVID-19 pertamanya pada (14/12) dengan dosis pertama disuntikkan kepada para petugas kesehatan dan staf panti wreda. (Xinhua/Wang Ying)
Stephanie Cal (kiri), perawat di Long Island Jewish Medical Center, menerima suntikan vaksin COVID-19 di New York, AS, 14 Desember 2020. AS mulai memberikan vaksin COVID-19 pertamanya pada (14/12) dengan dosis pertama disuntikkan kepada para petugas kesehatan dan staf panti wreda. (Xinhua/Wang Ying)

Wall Street Journal melaporkan bahwa Bolthouse Farms menawarkan karyawannya bonus sebesar USD 500 jika mereka telah menunjukkan bukti vaksinasi. Perusahaan juga mengadakan klinik vaksinasi setiap minggu di peternakan utamanya.

5. Dollar General

Perusahaan publik asal Amerika Serikat yang bergerak di industri ritel yang populer di daerah pedesaan ini memberikan gaji kepada karyawannya senilai empat jam kerja untuk mendapatkan vaksinasi. Namun, Dollar General tidak akan mewajibkan vaksin bagi lebih dari 150.000 karyawannya.

"Kami tidak ingin karyawan kami harus memilih antara menerima vaksin atau datang bekerja," kata perwakilan dari Dollar General (DG) dalam siaran persnya.

6. Instacart

Pada bulan Februari, Instacart mulai memberikan uang senilai USD 25 sebagai "vaccine support stipend" atau gaji dukungan vaksin kepada karyawan di dalam toko dan kontraktor independen.

7. Kroger

Karyawan Kroger akan mendapatkan pembayaran satu kali sebesar USD 100 jika mereka berhasil menunjukkan bukti telah divaksinasi.

Pekerja yang tidak mendapatkan vaksin karena alasan agama atau kesehatan dapat tetap mengikuti kursus kesehatan dan keselamatan dan menerima pembayaran.

"Kami sangat mendorong semua pelanggan dan rekanan untuk menerima vaksin untuk membatasi penyebaran Covid-19, dan kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk memastikan mereka memiliki akses segera setelah tersedia," jelas Dr. Marc Watkins, kepala petugas medis Kroger dalam sebuah pernyataan.

8. Lidl

Petugas kesehatan mempersiapkan pemberian vaksin COVID-19 di Long Island Jewish Medical Center, New York, AS, 14 Desember 2020. AS mulai memberikan vaksin COVID-19 pertamanya pada Senin (14/12), dengan dosis pertama disuntikkan kepada para petugas kesehatan dan staf panti wreda. (Xinhua/Wang Ying)
Petugas kesehatan mempersiapkan pemberian vaksin COVID-19 di Long Island Jewish Medical Center, New York, AS, 14 Desember 2020. AS mulai memberikan vaksin COVID-19 pertamanya pada Senin (14/12), dengan dosis pertama disuntikkan kepada para petugas kesehatan dan staf panti wreda. (Xinhua/Wang Ying)

Pada bulan Januari, perusahaan yang bergerak di rantai toko grosir ini mengumumkan akan memberikan gaji tambahan USD 200 kepada karyawan AS yang memilih untuk mendapatkan vaksin. Lidl sendiri memiliki lebih dari 125 cabang toko di seluruh negara bagian pantai timur AS.

Maret lalu, perusahaan juga bekerjasama dengan CareFirst BlueCross BlueShield untuk memberikan perlindungan medis Covid-19 yang komprehensif dan gratis kepada para karyawannya.

9. McDonald's

Para pekerja baik di kantor pusat perusahaan dan restoran akan mendapatkan cuti berbayar hingga empat jam untuk mendapatkan vaksinasi.

10. Publix

Perusahaan yang juga bergerak di rantai toko grosir dan populer di bagian selatan ini memberi karyawannya kartu hadiah senilai USD 125 saat mereka menunjukkan bukti vaksinasi.

11. Target

Target (TGT) bersedia memberikan tumpangan gratis kepada para pekerjanya ke lokasi vaksinasi. Perusahaan mengumumkan pada bulan Februari bahwa karyawan AS akan memenuhi syarat untuk naik transportasi berbasis sistem Lyft hingga USD 15 setiap jalan ke dan dari janji temu vaksin mereka. Karyawan juga akan menerima cuti dibayar hingga empat jam.

"Seperti yang kami lakukan tahun lalu, kami akan terus berinvestasi dalam gaji dan tunjangan tim kami sehingga mereka dapat menjaga diri mereka sendiri, satu sama lain, dan tamu kami," ucap Chief Human Resources Officer, Melissa Kremer dalam sebuah pernyataan.

12. Trader Joe's

Toko grosir yang berbasis di California ini bersedia memberikan para pekerjanya gaji tambahan dua jam untuk setiap dosis vaksin yang mereka terima.

Reporter: Priscilla Dewi Kirana

Saksikan Video Ini