Wahana Antariksa Hope Milik UEA Tiba di Mars Besok

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 2 menit

VIVAWahana antariksa Hope milik Uni Emirat Arab (UEA) akan mencapai Planet Mars pada Selasa, 9 Februari 2021. Uni Emirat Arab (UEA) akan menjadi negara pertama yang mendarat di planet merah, selain Amerika Serikat (AS) dan China.

Jika berhasil, negara Teluk yang kaya raya itu akan menjadi negara kelima yang pernah mencapai Mars. Setelah UEA, urutan berikutnya adalah China, yang otomatis menjadi keenam, melansir dari situs Science Alert, Senin, 8 Februari 2021.

Baca: Perlombaan ke Mars, Siapa yang Menang?

Burj Khalifa, gedung pencakar langit di Dubai telah menyala merah di malam hari. Kemudian, akun media sosial milik Pemerintah UEA juga menggema dengan tagar #ArabstoMars.

Hope, atau yang dikenal sebagai Al-Amal dalam bahasa Arab, akan mengorbit di Planet Mars setidaknya selama satu tahun atau 687 hari waktu Bumi. Sementara wahana antariksa Tianwen-1 milik China dan Perseverance dari AS akan mendarat di permukaan planet merah tersebut.

Adapun negara-negara yang pernah berhasil mencapai planet tetangga Bumi ini adalah AS, India, Uni Soviet atau yang saat ini berganti nama menjadi Rusia, dan Badan Antariksa Eropa (ESA).

Setelah lepas landas dari Jepang pada Juli 2020, Hope tengah menghadapi manuver paling kritis dan kompleks, menurut pejabat Badan Antariksa UEA. Wahana itu memiliki peluang 50-50 untuk berhasil memasuki orbit Mars.

Pesawat ruang angkasa harus melambat secara signifikan agar bisa ditangkap oleh gravitasi Mars, memutar, dan menembakkan keenam pendorong Delta-V selama 27 menit untuk mengurangi kecepatan jelajah 121 ribu kilometer per jam menjadi sekitar 18 ribu km per jam.

Proses tersebut akan menghabiskan setengah dari bahan bakarnya, yang akan dimulai pada pukul 15.30 GMT atau 22.30 WIB, serta membutuhkan waktu 11 menit untuk memberi sinyal kemajuannya mencapai kontrol darat.

"Suatu kehormatan besar menjadi yang pertama dalam misi tahun ini mencapai Mars. Saya beruntung berada di perusahaan yang terampil saat kita semua memulai misi. Ini tidak pernah jadi perlombaan bagi kami. Kami mendekati ruang sebagai upaya kolaboratif dan inklusif," kata Manajer Proyek Misi UEA, Omran Sharaf.

Hope dirancang untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang dinamika cuaca planet, di mana itu juga merupakan langkah menuju tujuan yang jauh lebih ambisius bagi UEA, serta membangun pemukiman manusia di Planet Mars dalam kurun waktu 100 tahun ke depan.