Wajar, Ongkos Angkutan Umum Naik

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Merdeka.com
    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    MERDEKA.COM. PT. Wijaya Karya (Wika) Tbk tengah bersiap mengerjakan proyek pembangunan hotel berbintang di kawasan Masjidil Haram, Arab Saudi.Wika menjadi sub kontraktor dari kontraktor besar Timur Tengah, Bin Ladin Group yang merupakan keluarga pendiri Al-Qaidah. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

TEMPO.CO, Jakarta -  Menteri Perhubungan E.E Mangindaan mengharapkan ongkos transportasi tak meningkat signifikan jika pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi. Saat ini pemerintah sedang mengkaji kenaikan harga BBM bersubsidi sekitar 33 persen hingga 44 persen, dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 6.000 atau Rp 6.500 per liter.

Dia menyatakan, ada sejumlah poin yang dihitung kalau menaikkan harga. Misalnya harga BBM, suku cadang, biaya pemeliharaan, jarak dan lain-lain. »Jadi kalau harga BBM naik 30 persen, ongkos transportasi tidak otomatis naik 30 persen. Pasti di bawah itu," kata Mangindaan ketika ditemui di sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional di Jakarta, Selasa, 30 April 2013.

Menurut Mangindaan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan para pengusaha angkutan terkait kenaikan harga BBM bersubsidi ini. Pemerintah pun akan memaklumi kenaikan ongkos angkutan umum selama kenaikannya masih dalam tingkatan wajar. Apalagi, harga BBM yang diterima pengusaha angkutan umum adalah harga yang masih disubsidi pemerintah.

"Kalaupun harganya naik jadi Rp 6.000 per liter atau Rp 6.500 per liter, itu kan harga yang masih disubsidi. Harga keekonomiannya sendiri kan sampai Rp 10.000 per liter," kata Mangindaan.

Dia  juga meminta agar masyarakat memaklumi jika pengusaha angkutan umum menaikkan tarif. Pasalnya, menurut Mangindaan dalam empat tahun terakhir ongkos angkutan darat tak pernah naik.

"Kalau tahun ini naik, bukan hanya karena kenaikan harga BBM, tetapi karena sudah waktunya. Inflasi setiap tahun kan dihitung, biaya suku cadang juga naik. Kalau dia tidak naik kan kasihan juga pengusaha itu."

Setelah mengkaji pembedaan harga BBM bersubsidi untuk mobil pribadi dengan angkutan umum dan sepeda motor, pemerintah kini berencana menaikkan harga BBM bersubsidi untuk seluruh kelompok pengguna. Kenaikan harga ini bertujuan untuk mengendalikan subsidi BBM yang terus membengkak.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan dengan proyeksi pada April 2013, tanpa pengurangan subsidi, maka beban subsidi BBM tahun ini akan membengkak 53,61 persen dari Rp 193,8 triliun menjadi Rp 297,7 triliun. Sementara total subsidi energi akan naik 40,85 persen dari Rp 317,2 triliun menjadi Rp 446,8 triliun.

BERNADETTE CHRISTINA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler