Wajib Diperhatikan! Ini 5 Tips Membangun Usaha Saat Resesi Ekonomi Dunia

Christantio Utama

Ancaman resesi ekonomi global emang semakin nyata dirasakan oleh seluruh masyarakat. Namun untuk kamu yang berniat membangun usaha gak perlu takut atau khawatir memulai upaya tersebut di waktu yang bersamaan.

Kita harus sadar ekonomi global sedang bergejolak. Pertumbuhan ekonomi dunia juga turun, dunia juga sedang dalam ancaman resesi,” terang Jokowi saat mengisi acara Rakornas Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah di JCC, Senayan tanggal 6 November 2019, mengutip dari Detik.

Banyak pengamat memperkirakan resesi ekonomi akan terjadi pada tahun 2020 nanti dan berdampak kepada perlambatan ekonomi dunia.

“Untuk itu kita harus mampu bertahan dan oleh sebab itu harus mampu menurunkan defisit neraca perdagangan, defisit neraca transaksi berjalan, dengan meningkatkan ekspor, substitusi impor dan meningkatkan lapangan kerja,” tambah Presiden RI.

Nah sesuai dengan instruksi Jokowi guna meningkatkan lapangan kerja, maka kamu bisa ikut berkontribusi dengan cara mendirikan bisnis berskala kecil maupun besar.

Daripada berlama-lama lagi mending kita simak langsung aja nih tips membangun usaha dalam situasi resesi ekonomi seperti sekarang, melansir dari Business News Daily.

1. Dalam membangun usaha harus memiliki dedikasi dan kreatifitas tinggi

Ide kreatif (Shutterstock).

Tips pertama yang harus kamu perhatikan dalam mendirikan bisnis ketika resesi ekonomi datang adalah dedikasi yang tinggi. Sebab dalam situasi yang sulit itu kamu harus memiliki konsistensi tinggi untuk membangun brand serta pasar.

Banyak pihak yang gagal karena mengalami putus asa di tengah jalan dan memilih untuk menyerah akibat faktor eksternal. Padahal potensinya belum tergali secara maksimal.

Selanjutnya kamu juga harus memiliki tingkat kreativitas yang tinggi agar produk kamu mempunyai keunikan dibandingkan merek lain.

2. Mengatur keuangan secara lebih ketat

Mengatur keuangan dengan baik (Shutterstock).

Selanjutnya dalam membangun usaha kamu juga perlu mengetatkan cash flow atau aliran uang yang masuk dan keluar dari perusahaan. Harga kebutuhan operasional yang gak menentu menjadi alasan kenapa kamu harus lebih jeli dalam menjaga arus uang.

Hal terburuk yang bisa kamu alami bila ceroboh mengatur keuangan usaha ialah bankrut. Kamu pasti gak mau kan hal ini terjadi?

3. Mencari investor atau sumber dana baru

Investor (Ilustrasi by Shutterstock).

Kalau kamu memiliki masalah di modal yang terbatas, tips ketiga membangun usaha ini mungkin bisa menjadi jawabannya.

Zaman sekarang udah banyak contoh Unicorn sukses Indonesia yang merajai pasar Tanah Air karena modalnya yang habis-habis disuntik oleh para pemodal asing hingga jutaan dollar Amerika.

Kamu gak perlu muluk-muluk mendapatkan nominal yang fantastis seperti mereka, tapi cukup ambil ilmunya dan sesuaikan dengan kebutuhan berapa uang yang dibutuhkan untuk meningkatkan volume bisnis yang ada.

4. Dari sebuah ancaman menjadi optimisme

Ilustrasi tersenyum (Shutterstock).

Resesi ekonomi emang sebuah ancaman yang nyata bagi semua pelaku ekonomi di dunia. Namun hal itu bisa diredam dampaknya dengan mengubah pandangan kamu yang tadinya hal menakutkan menjadi rasa optimisme untuk membangun usaha.

Jika segala sesuatunya dilakukan dengan benar maka kemungkinan usaha yang kamu jalani untuk berkembang juga akan semakin besar. Intinya gak perlu takut karena adanya pemberitaan resesi ekonomi yang terlalu digembor-gemborkan media.

5. Ikuti seminar tokoh pebisnis sukses

Seminar wirausahawan (Shutterstock).

Tips membangun usaha terakhir yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengikuti seminar atau workshop yang dihadiri oleh pebisnis sukses. Supaya lebih efektif kamu bisa memilih bintang tamu yang sesuai dengan bidang usaha yang dijalankan.

Dari situ kamu bisa mempelajari hal-hal apa aja yang bisa dijadikan pembelajaran dalam menjalani bisnis. Jadi intinya kamu gak perlu melakukan kesalahan terlebih dahulu untuk melakukan hal yang benar.

Nah itulah 5 tips membangun usaha ketika ekonomi dunia sedang mengalami resesi. Gak perlu takut untuk memulai usaha, karena sukses atau enggaknya tergantung dari diri kamu sendiri. Semoga sukses! (Editor: Winda Destiana Putri).