Wajib Ditunggu, Mitratel Bakal Melantai di BEI Sebelum Akhir Tahun

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Langkah PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera terwujud.

Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Ahmad Reza menjelaskan, anak usaha Telkom Indonesia ini ditargetkan bakal melantai di bursa saham sebelum akhir tahun ini.

“Telkom tentunya akan melihat momentum yang tepat untuk melakukan IPO agar sesuai dan memenuhi ekspektasi pemegang saham dengan harapan dapat terlaksana sebelum akhir tahun 2021 ini,” kata Reza kepada Liputan6.com, Kamis (30/9/2021).

Saat ini, Reza mengatakan proses persiapan menuju penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) masih berjalan sesuai rencana. Namun tetap mempertimbangkan kondisi market saat ini.

“Saat ini Mitratel tengah bersiap untuk mengoptimalkan value creation selanjutnya melalui aksi korporasi yang lebih besar lagi,” kata dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Menara Telekomunikasi

Ilustrasi Telkom
Ilustrasi Telkom

Sebelumnya, Mitratel dikabarkan telah memilih HSBC Holdings Plc, JPMorgan Chase & Co, dan Morgan Stanley untuk menggarap rencana IPO Jakarta. Menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut, BRI Danareksa Sekuritas dan Mandiri Sekuritas juga dipilih untuk membantu mengatur pencatatan.

Mitratel kini tercatat memiliki lebih dari 24.000 menara telekomunikasi. Hal ini menjadi salah satu langkah Telkom Group melalui Mitratel untuk mendukung terwujudnya value creation demi mengukuhkan diri sebagai pemain nomor satu di industri menara telekomunikasi Indonesia.

Pada perdagangan hari ini, saham TLKM ditutup naik 160 poin atau 4,53 persen ke level Rp 3.690. Dengan kenaikan tertingginya di level Rp 3.690 dan terendah pada Rp 3.540.

Total frekuensi perdagangan 17.652 kali dengan volume perdagangan 153,85 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 558,86 miliar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel