Wajib Tahu, Begini Cara Mencegah Rem Mobil Blong Saat Mengemudi

Pius Yosep Mali
·Bacaan 2 menit

VIVA – Salah satu penyebab kecelakaan di jalan raya, adalah karena tidak berfungsinya rem mobil. Padahal, komponen ini disiapkan oleh produsen otomotif untuk bisa mengurangi laju, dan bahkan membuat kendaraan berhenti.

Komponen ini akan bekerja saat kaki pengemudi mobil mulai menginjak pedal rem. Kemampuan menahan laju kendaraan, biasanya disesuaikan dengan tekanan yang diberikan oleh penggunanya.

Berdasarkan informasi yang dikutip VIVA Otomotif dari siaran pers Auto2000, Sabtu 23 Januari 2021, ada beberapa tips otomotif yang bisa dilakukan pengemudi agar komponen rem tersebut, bisa menahan laju mobil secara maksimal.

Pertama, pastikan pengemudi mobil tidak menginjak pedal rem secara terus menerus atau dalam jangka waktu panjang. Sebab, cara ini bisa menghasilkan energi panas akibat gaya gesek tersimpan di kaliper rem. Sehingga berpotensi membuat rem gagal beroperasi, saat dibutuhkan dalam kondisi darurat.

Lalu, hindari juga memaksa mengerem penuh di jalan menurun yang terjal. Sebagai solusi, pengemudi mobil disarankan untuk memanfaatkan teknik engine brake, yakni mengurangi laju kendaraan dengan cara menurunkan posisi gigi di tuas transmisi.

Perlu diingat, kemampuan komponen rem untuk menaham kendaraan bisa jadi tidak optimal ketika berkendara di cuaca hujan, atau melaju di jalan yang basah. Oleh sebab itu, turunkan kecepatan mobil ketika melalui jalan yang basah.

Selain tips otomotif saat pemakaian, pemilik mobil disarankan agar tidak lupa melakukan perawatan berkala pada komponen vital ini. Cara paling mudah, yakni memastikan volume minyak di dalam tabung tidak sampai ada di posisi minimal.

Segera tambah jika kurang dengan minyak rem yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Periksa pula sekitar tabung untuk memastikan tidak ada potensi kebocoran, terutama sekitar sambungan selang. Selain itu, periksa kondisi mobil saat indikator rem parkir terus menyala, meski tuasnya sudah diturunkan.

Jangan tunda untuk mengganti kampas rem, jika direkomedasikan oleh mekanik atau bengkel langganan. Periksa juga kondisi piringan cakram atau teromol rem, ketika melakukan perawatan berkala sesuai dengan buku petunjuk pemakaian kemdaraan.