Wakapolri: Kepadatan di Tol Trans Sumatera dan Tangerang-Merak normal

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan bahwa kepadatan di Tol Trans Sumatera dan Tangerang-Merak masih dalam kondisi normal menjelang arus balik Lebaran 2022 dari Sumatera menuju Jawa.

“Dari pantauan udara kami tadi, baik itu yang berada di Tol Merak ke Jakarta, kemudian tol di Lampung, jalan lintas tengah dan jalan lintas timur masih dalam keadaan normal walaupun dari sisi jumlah kendaraan yang balik ke Jawa mengalami peningkatan,” kata Gatot Eddy kepada wartawan di Pos Terpadu Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis.

Ia memaparkan bahwa peningkatan jumlah kendaraan terjadi cukup signifikan, yakni dari kurang lebih 8.000 unit kendaraan pada tanggal 3 Mei 2022 meningkat hingga 15.000 unit kendaraan pada tanggal 4 Mei 2022.

Baca juga: Pemudik terbantu adanya pelabuhan alternatif pada arus balik

Meskipun demikian, katanya, arus lalu lintas masih berada dalam keadaan normal dan belum terjadi kepadatan.

Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan, Kapolda bersama jajarannya sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Salah satu langkah antisipasi utama adalah menyiapkan tempat pembelian tiket untuk naik kapal.

Berbagai tempat pembelian tiket tersebut dapat ditemukan di sejumlah "rest area" sepanjang Tol Trans Sumatera, tepatnya di "Rest Area" KM 20B, KM 49B, dan KM 87B.

Baca juga: Kakorlantas: Rekayasa lalu lintas saat arus balik disiapkan
Baca juga: Kapolda Jabar cek kesiapan pengamanan arus balik di Cirebon

Ia mengatakan polda sudah menyiapkan "rest area" menjadi lokasi penumpang kapal untuk menunggu apabila situasi kepadatan di Pelabuhan Bakauheni mencapai tingkat merah.

“Dengan demikian bisa menunggu dan bisa diatur manajemen rekayasa lalu lintasnya yang mana manajemen rekayasa lalu lintas itu sudah disiapkan dengan cara buka tutup,” ucapnya.

Di samping itu, papar dia, para petugas telah menyiapkan tujuh dermaga di Pelabuhan Bakauheni untuk beroperasi, menyiapkan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ), dan menyiapkan Pelabuhan Panjang untuk mengantisipasi lonjakan pemudik.

“Mudah-mudahan nantinya dengan upaya-upaya ini, kemacetan bisa diminimalisir sehingga masyarakat yang akan balik dari Sumatera ke Jawa bisa merasakan aman, nyaman, dan sehat,” kata Gatot Eddy.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel