Wakasau Tak Ingin Ada KKN saat Rekrutmen Prajurit: Jika Terbukti Dipecat

Merdeka.com - Merdeka.com - Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Agustinus Gustaf Brugman memimpin apel luar biasa di lapangan Apel Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur. Gustaf menyinggung perihal penerimaan prajurit dalam apel itu.

Jenderal bintang tiga ini menekankan kepada seluruh pihak menjadi panitia rekrutmen prajurit, agar menegakkan aturan dengan menjauhkan diri dari pelanggaran.

Menurut dia, proses rekrutmen personel sangat menentukan kualitas prajurit dan pengawakan TNI AU di masa depan. Sehingga harus diawasi dengan ketat sesuai aturan.

"Rekrutmen personel merupakan awal yang sangat menentukan dalam pengawakan TNI AU," kata Gustaf, Jumat (23/9).

Ingin Panitia Rekrutmen Bersih

Oleh karena itu, dia ingin agar para panitia rekrutmen harus transparan dan juga bersih. Selain itu juga terbebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

"Untuk itu, harus bersih, transparan dan terbebas dari KKN," ujar dia.

Gustaf menegaskan tidak akan segan-segan untuk memecat prajurit terbukti melakukan pelanggaran tersebut.

"TNI AU tidak segan-segan memecat oknum prajurit yang terbukti melakukan praktek ambil keuntungan pribadi dalam rekrutmen prajurit TNI AU," tutupnya. [gil]