Wakil Gubernur Bali hadiri jamuan di kapal perang India INS Sumedha

Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, menghadiri jamuan dari kapal perang India, INS Sumedha, yang berlabuh di Pelabuhan Benoa, Bali, 4-6 Agustus 2022, Sabtu.

Kepada semua hadirin, dia menuturkan kepada undangan, komandan serta perwira dan personel Angkatan Laut India di INS Sumedha bahwa Bali merupakan pulau kecil bagian dari Indonesia yang memiliki luas 5.600 kilometer persegi.

Baca juga: Empat kapal perang India tiba di Jakarta

"Jumlah penduduk 4,2 juta jiwa yang tersebar di delapan kabupaten dan satu kota. Dari segi mata pencaharian, sebagian besar masyarakat Bali menekuni sektor pertanian, namun sejauh ini perekonomian Bali lebih banyak bertumpu pada sektor pariwisata," kata dia, di Denpasar.

Ia menyebutkan sektor pariwisata yang jatuh saat pandemi Covid-19 menjadi penyebab keterpurukan perekonomian Pulau Dewata, sehingga dia berharap dengan kedatangan kapal perang India ini dapat mempercepat pemulihan pariwisata.

Baca juga: Kapal perang AL India berlabuh di Makassar

Ia berharap nanti ketika personel kapal kembali ke India, dapat menginformasikan keluarga dan sahabat mereka untuk tak ragu berwisata ke Bali.

Ia katakan, India menjadi salah satu negara dengan tingkat kunjungan yang tinggi ke Bali sebelum pandemi, kepada awak kapal yang tak sempat melakukan kunjungan wisata itu, dia berharap akan terjalin hubungan baik untuk mempererat yang telah terbangun saat ini.

Jamuan makan malam di geladak kapal INS Sumedha ini sekaligus momentum syukuran menyambut Hari Kemerdekaan ke-75 India.

Baca juga: Indonesia kirim kapal perang ke India

Atas kehadiran wakil gubernur, komandan kapal INS Sumedha, P Phaneedra, menyatakan kegembiraannya. Ia menjelaskan, kapal yang dia komandoi membawa 118 personel, kunjungannya ke Bali merupakan bagian dari Operational Turn Round yang selanjutnya akan bertolak ke Surabaya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel