Wakil Ketua Komisi X Berharap Klub dan Suporter Sabar Menanti Lanjutan Shopee Liga 1

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudin, berharap stakeholder sepak bola nasional memaklumi keputusan Polri yang tidak mengizinkan lanjutan Shopee Liga 1 2020 pada tahun ini.

Menurut politisi Partai Golkar Dapil Kalimantan Timur ini, Polri pasti memiliki pertimbangan matang sehingga urung memberikan izin penyelengaraan lanjutan Shopee Liga 1. Alasan kuat ialah pandemi virus corona.

"Keinginan PSSI untuk menggelar pertandingan Liga 1 dan Liga 2 tidak mendapatkan izin dari Polri. Menurut saya, Polri memiliki pertimbangan yang dapat dipahami. Pertimbangan pertama adalah masih tingginya angka COVID-19 di Indonesia, sehingga kegiatan yang berpotensi mengundang keramaian tidak akan diizinkan," kata Hetifah Sjaifudin kepada Bola.com, Sabtu (7/11/2020).

"Ada kekhawatiran, jumlah pasien COVID-19 di Pulau Jawa yang sudah tinggi, akan bertambah dengan cluster-cluster baru hasil pertandingan dan penonton bola ini," tambahnya.

Pertimbangan lainnya, menurut Hetifah, Polri ingin fokus menjaga keaman penyelgaraan Pilkada serentak di Tanah Air.

Liga 1 memang tanpa penonton, namun kepolisian masih khawatir suporter membuat kerumunan di luar stadion dan acara nonton bareng.

"Oleh karena itu, Polri akan mengutamakan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Pertandingan bola, selain berpotensi keramaian, juga berpotensi menimbulkan kerusuhan. Pilkada saat pandemi ini harus menjadi prioritas pengamanan Polri," ungkapnya.

Pertimbangan Lain

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudin. (Bola.com/Nandang Permana)
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudin. (Bola.com/Nandang Permana)

Selain itu, Hetifah engetahui Kemenpora sudah menerbitkan Protokol kesehatan dengan nomor 6.11.1/Menpora/VI/2020 tentang Protokol Pencegahan Penularan Corona Virus Desease (Covid-19).

Protokol kesehatan tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi setiap cabang olahraga untuk memulai kegiatan pelatnas dan kompetisi pada era new normal.

"Saya yakin, PSSI juga sudah menerima arahan ini (Protokol Kesehatan). Oleh karena itu, saya rasa, prioritas kita semua saat ini adalah menekan angka penyebaran COVID-19 dan menjaga agar tidak lagi jatuh korban jiwa," tuturnya.

"Satu nyawa tidak bisa diganti dengan apapun, sedangkan pertandingan dan prestasi masih bisa menunggu. Sebaiknya, pertandingan tersebut ditunda demi kemashlahatan kita semua," jelasnya.

Saksikan video pilihan berikut ini: