Wakil Ketua MPR ajak pejabat publik beri keteladanan integritas

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengajak para pejabat publik dan tokoh masyarakat memberikan keteladanan dengan selalu meningkatkan integritas dan nilai-nilai persatuan bangsa untuk bangkit bersama dari dampak krisis global.

"Salah satunya adalah keteladanan dari para pejabat publik dan tokoh masyarakat yang seharusnya menjunjung nilai-nilai integritas dalam membangun bangsa ini," kata perempuan yang akrab disapa Rerie itu dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat.

Hanya dengan gerak dan dorongan semangat yang sama antara pemangku kepentingan dan masyarakat dalam membangun negeri, kata Rerie, bangsa ini mampu menjawab berbagai tantangan yang ada saat ini maupun masa depan.

Rerie pun menyayangkan beberapa kasus sejumlah aparatur negara dan pejabat publik yang menunjukkan pada masyarakat ketidakpekaannya terhadap ancaman krisis yang tengah melanda negeri ini.

Ia lalu mengutip kejadian operasi tangkap tangan (OTT) sejumlah aparatur negara di Mahkamah Agung (MA) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kasus penembakan yang melibatkan sejumlah petugas kepolisian beberapa waktu lalu.

"Di tengah hantaman dampak krisis global, masyarakat membutuhkan dorongan semangat yang tinggi lewat keteladanan dari para pejabat publik dalam menjalankan tugas kesehariannya," ujarnya.

Menurut dia, nilai-nilai integritas, persatuan dan kesatuan, serta gotong royong harus terus dibangun dan dimasyarakatkan secara konsisten oleh para tokoh masyarakat dan pejabat publik agar masyarakat dapat ikut mengakselerasi berbagai upaya negeri ini untuk bangkit dari dampak krisis.

"Agar upaya negeri ini untuk bangkit dari hantaman berbagai dampak krisis mendapat dukungan dari setiap anak bangsa," katanya.

Tanpa keteladanan para pejabat publik dan tokoh masyarakat dalam menerapkan nilai-nilai integritas yang tinggi tersebut, dia khawatir masyarakat akan kehilangan semangat untuk bangkit dari keterpurukan.

"Bahkan, dikhawatirkan cenderung apatis sikapi kondisi saat ini," kata anggota Komisi X DPR RI itu.

Baca juga: KPK tahan tersangka Hakim Agung MA Sudrajad Dimyati
Baca juga: Menkopolhukam: Usut tuntas kasus suap pengurusan perkara di MA