Wakil Ketua MPR berharap parpol jaga kedaulatan bangsa

Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah berharap partai politik (parpol) di Indonesia terus menjaga peran vital dan strategis mereka dalam menjaga dan merawat kedaulatan bangsa.

"Jika partai-partai politik menunjukkan kinerja yang baik, rakyat akan semakin percaya pada peran vital partai politik dan tidak kehilangan harapan pada tumbuhnya demokrasi yang sehat di Tanah Air," kata Basarah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Hal itu dikatakan Basarah dalam acara Bimbingan Teknis Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa. Ahmad Basarah tampil sebagai narasumber bersama Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam acara yang digelar Universitas Pembangunan Nasional ‘’Veteran’’ Jakarta.

Baca juga: Basarah: langkah dokter Terawan momentum kemandirian bidang kesehatan

Basarah menjelaskan peran dan fungsi parpol sangat strategis dalam menjaga kedaulatan bangsa, bahkan parpol menentukan hitam dan putihnya negara.

Dia mencontohkan besarnya peran parpol dalam menentukan pejabat-pejabat penting di Indonesia, mulai dari presiden dan wakil presiden, pimpinan DPR RI, pimpinan MPR RI, sampai semua pejabat daerah.

"Karena itu, melaksanakan bimbingan teknis seperti ini menjadi sangat penting karena di dalam ideologi Pancasila dan materi-materi kenegaraan lainnya dibahas tuntas. Anda semua bisa menjadi anggota DPRD akibat parpol tempat Anda bernaung menjalankan peran dan fungsinya dengan baik, jika anggota partai rusak, maka rusaklah negara," ujarnya.

Baca juga: MPR ajak masyarakat perkuat "benteng" Pancasila hadapi era metaverse

Karena itu, dia mengatakan anggota dewan di pusat maupun daerah adalah orang-orang pilihan yang duduk di bangku amanah yang menentukan hajat hidup orang banyak.

Basarah mengingatkan bahwa setiap DPRD provinsi memegang tiga fungsi penting yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, mulai dari legislasi (pembentukan perda), menentukan anggaran, dan melakukan pengawasan seperti diatur dalam UU No. 23/2014 tentang Pemda.

"Jadi jika anggota dewan yang menjadi representasi partai-partai politik tidak menjalankan peran dan fungsi mereka secara maksimal, maka mereka bisa dianggap menyia-nyiakan amanat rakyat. Jika kondisi ini terus dibiarkan, rakyat akan jenuh karena itu mengapa semua anggota dewan harus menjalankan fungsi dan peran mereka dengan baik," katanya.

Baca juga: Ahmad Basarah ingatkan kepala daerah supaya membumikan Pancasila

Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI itu berpesan kepada para anggota DPRD bahwa globalisasi dan interkoneksi dunia internasional saat ini bukan tanpa dampak berarti bagi ideologi Pancasila.

Menurut dia, di era komunikasi terbuka seperti saat ini, ideologi asing sangat mungkin melakukan penetrasi aktif dan pada gilirannya menggerogoti ketahanan ideologi bangsa.

Basarah mengingatkan agar dalam menjalankan fungsinya, anggota dewan terus berpedoman pada Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945 yang dijadikan sumpah jabatan semua anggota DPRD.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel