Wakil Ketua MPR nilai perlu dukungan bangun sistem kesehatan nasional

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menilai semua pihak harus mendukung revitalisasi posyandu dalam membangun sistem kesehatan nasional mengedepankan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan layanan kesehatan nasional yang lebih baik.

"Program pemerintah untuk merevitalisasi posyandu membutuhkan dukungan semua pihak, dalam rangka terwujudnya sistem kesehatan yang promotif dan preventif untuk mengantisipasi tantangan sektor kesehatan nasional," kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan pembangunan sektor kesehatan nasional yang mengedepankan upaya promotif dan preventif harus mendapat perhatian dan dukungan semua pihak agar benar-benar terealisasi.

Hal itu, menurut dia, karena pada kenyataannya tingginya penderita sejumlah penyakit di Indonesia banyak disebabkan minimnya deteksi dini sehingga masyarakat datang ke instansi pelayanan kesehatan dalam kondisi penyakit stadium lanjut.

“Kondisi tersebut menyebabkan semakin beratnya sistem kesehatan mencegah pertambahan penderita sejumlah penyakit serius di tengah masyarakat,” ujarnya pula.

Padahal, dia menilai, sejumlah penyakit yang menjadi penyebab kematian teratas di Indonesia, seperti jantung dan kanker dapat diantisipasi dengan membangun kebiasaan pola hidup sehat pada keseharian masyarakat.

Lestari mengatakan sosialisasi yang masif terkait pentingnya konsumsi gizi seimbang sejak dini, dan pemeriksaan kesehatan masyarakat secara periodik harus menjadi program nasional yang diterapkan di seluruh Indonesia.

“Tentu saja sarana dan prasarana serta infrastruktur kesehatan di sejumlah daerah harus dipersiapkan dengan baik, agar upaya promotif dan preventif dapat dilakukan secara menyeluruh di Indonesia,” katanya lagi.

Menurut dia, para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, serta masyarakat harus bahu-membahu dan bersatu merealisasikan posyandu yang efektif.

Selain itu, dia menilai harus merealisasikan posyandu yang mampu mewujudkan sistem layanan kesehatan yang lebih antisipatif dalam rangka membangun sumber daya manusia Indonesia yang lebih sehat dan tangguh di masa datang.
Baca juga: Revitalisasi Posyandu tingkatkan kualitas kesehatan warga saat pandemi
Baca juga: BKKBN merevitalisasi posyandu untuk mempercepat penurunan stunting