Wakil Panglima TNI Hilang, Kostrad Temukan Bukti NKRI di Rimba Papua

Febrika Indirawati
·Bacaan 3 menit

VIVA – Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat telah berhasil menggapai lokasi bukti penting kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Papua Nugini.

Bukti penting itu adalah sebuah tugu pananda batas negara Indonesia dan Papua Nugini bernama Patok MM 2.1.

Patok MM 2.1 berhasil digapai TNI berkat perjuangan keras prajurit Batalyon Infanteri Mekanis Raider 413/Bremoro dari Pos Mosso.

Para prajurit ini berhasil menaklukkan beratnya medan nih. Yuk simak keseruan prajurit Batalyon Infanteri Mekanis Raider 413/Bremoro dengan klik link di bawah ini.

6 Hari Susuri Rimba Papua, Prajurit Kostrad TNI Temukan Bukti NKRI

VIVA Militer: Prajurit Yonif MR 413 Kostrad di hutan Papua.
VIVA Militer: Prajurit Yonif MR 413 Kostrad di hutan Papua.

Sudah 20 tahun lamanya Tentara Nasional Indonesia tak lagi memiliki seorang Wakil Panglima TNI.

Kursi Wakil Panglima TNI mulai raib alias tak ada lagi sejak tahun 2020. Tepatnya saat negara ini masih dipimpin Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gusdur.

Padahal, posisi Wakil Panglima TNI sudah cukup lama ada. Bahkan sejak TNI masih bernama Tentara Keamanan Rakyat atau TKR.

Kira-kira kapan ya kursi Wakil Panglima TNI ini pertama kali ada? Pasti kalian mau tahukan informasi tersebut? Jadi pastikan kalian klik link di bawah ini ya.

Kursi Wakil Panglima TNI Hilang Usai Diduduki Menteri Agama Jokowi

VIVA Militer: Mantan Wakil Panglima TNI, Jenderal Fachrul Razi
VIVA Militer: Mantan Wakil Panglima TNI, Jenderal Fachrul Razi

Presiden Donald Trump baru saja mengeluarkan peringatan keras dan ancaman mengerikan kepada Iran, terkait adanya rencana pembunuhan terhadap Duta Besar Amerika Serikat di Afrika.

Dalam siaran resminya dilansir VIVA Militer, Trump menyatakan, Amerika akan melakukan penyerangan besar jika sampai Iran berani melakukan pembunuhan itu.

Trump mengatakan, setiap serangan Iran terhadap Amerika, akan dibalas dengan serangan yang besarnya 1.000 kali dari apa yang dilakukan Iran.

Waduh, sepertinya akan terjadi perang besar nih. Tapi kalian pasti penasarankan seperti apasih ancaman orang nomor satu di Amerika itu? Yuk simak kelanjutannya dengan klik link di bawah ini.

Rencana Iran Bunuh Dubes Amerika Bocor, Trump Ancam Perang Besar

VIVA Militer: Dubes AS untuk Afrika Selatan, Lana Mark.
VIVA Militer: Dubes AS untuk Afrika Selatan, Lana Mark.

Kemudian berita keempat yang masuk dalam jajaran berita terpopuler kali ini adalah mengenai Presiden Yunani, Katerina Sakellaropoulo akhirnya muncul. Sosok Sakellaropoulo jarang tampil sejak Yunani terlibat konflik sengketa wilayah dengan Turki di Laut Mediterania. Mengejutkan, Sakellaropoulo langsung menyatakan Yunani siap perang melawan Turki.

Dalam sejumlah berita VIVA Militer, langkah diplomasi yang dilakukan Yunani lebih sering diwakili oleh Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis. Mitsotakis lebih sering muncul dibanding Sakellaropoulo, terutama saat mengadakan pertemuan dengan para pemimpin negara-negara Uni Eropa (UE).

Nampaknya, Laut Mediterania Timur mulai memanas lagi. Yuk intip kelanjutan ceritanya dengan klik link di bawah ini.

Akhirnya Presiden Yunani Muncul dan Nyatakan Siap Perangi Turki

VIVA Militer: Presiden Yunani, Katerina Sakellaropoulo
VIVA Militer: Presiden Yunani, Katerina Sakellaropoulo

Prajurit Batalyon Infanteri Mekanis Raider 413/Bremoro, atau yang lebih dikenal dengan Yonif Mekanis 413/Bremoro berhasil menggapai titik penting sebagai penanda perbatasan antara Indonesia dengan Papua Nugini.

Seperti yang sudah diberikan VIVA Militer pagi tadi, Pasukan Yonif Mekanis 413/Bremoro melakukan patroli di wilayah perbatasan, tepatnya di Patok MM 2.1. Mereka harus menempuh jarak sejauh 25 kilometer untuk mencapai bukti perbatasan itu.

Kalian penasarankan nama kesatuan pasukan Yonif Mekanis 413/Bremoro melakukan patroli di wilayah perbatasan Papua? Karena namanya terbilang unik lho. Klik link di bawah ini untuk mengetahui nama kesatuannya ya.

Sosok Pasukan Lalat Hitam TNI Penembus Rimba Papua Demi Bukti NKRI

VIVA Militer: Prajurit Batalyon Raider TNI AD
VIVA Militer: Prajurit Batalyon Raider TNI AD

Demikian 5 artikel terpopuler VIVA Militer edisi Selasa 15 September 2020. Nantikan rangkuman 5 top artikel selanjutnya ya. Dan ikuti informasi terhangat, terpanas dan paling update seputar dunia militer di akun-akun media sosial VIVA Militer. Lengkap kok ada di Twitter, Instagram dan Facebook.

Baca: 3 Prajurit Elit TNI Wafat, Presiden Prancis Suruh Yunani Perangi Turki