Wakil Wali Kota Depok Bantah Kotanya Paling Polusi di Indonesia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono membantah bahwa kotanya disebut tempat yang memiliki polusi tertinggi di Indonesia.

Dirinya mengklaim harus ada parameter yang jelas untuk melabeli dengan hal tersebut.

"Parameternya apa? Coba tanyakan kepada yang menyebut Kota Depok memiliki polusi tinggi. Tidak ada diskusi sebelumnya," kata Imam, Kamis (4/11/2021).

Dia menjelaskan, pernyataan Wakil Menteri ATR/BPN tidak memiliki dasar. Akan tetapi Pemerintah Kota Depok berusaha berkoordinasi untuk mengatasi mutu udara di kota tersebut.

"Kota Depok bukan daerah Industri berbeda seperti Bekasi dan Tangerang yang memiliki wilayah Industri, dari sisi sungai kami berusaha mendorong untuk terpelihara dengan baik," tutur Imam.

Tidak hanya itu, Imam turut membandingkan Kota Depok dengan DKI Jakarta, Bekasi, dan Tangerang. Perbandingan tersebut dilihat dari segi sisi kepadatan yang dinilai daerah tersebut lebih padat dari Kota Depok.

"Jika melihat dari segi kepadatan lalu lintas lebih tinggi daerah DKI Jakarta dibandingkan Kota Depok, juga Kota Tangerang dan Bekasi," singgung Imam.

Dia mengatakan, pernyataan Kota Depok di nilai kota polusi tertinggi harus memiliki landasan yang jelas. "Bagi kita sebagai pernyataan tersebut memang tidak berlandaskan, karena tidak jelas," kata Imam.

Dalam Kondisi Baik

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok, Ety Suryahati mengatakan, tingkat kualitas udara di Kota Depok dalam kondisi baik. Hal itu berdasarkan hasil dari pengukuran Quality Monitoring System (AQMS) yang terpasang di Jalan Margonda Raya.

"Kualitas udara dalam kondisi baik," ujar Ety, Selasa (2/11/2021).

Ety menjelaskan, setiap tahunnya DLHK Kota Depok rutin melakukan uji emisi terhadap kendaraan. Menurutnya, uji emisi dinilai penting untuk mengetahui kualitas gas buang kendaraan di Kota Depok. Bahkan pada parameter pengukuran alat, Kota Depok parameter tertinggi diangka PM 10.

"Rencananya pada bulan ini kami akan mengadakan uji emisi kendaraan kembali," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel