Wakil Wali Kota sebut atlet Bandung berpotensi raih 48 emas Peparnas

·Bacaan 1 menit

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan atlet dari Kota Bandung berpotensi meraih 48 medali emas dalam ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua.

Ia mengaku optimistis karena pembinaan para atlet Peparnas itu dilakukan secara berkelanjutan oleh Dispora bersama National Paralympic Committe National Paralympic of Indonesia (NPCI) Kota Bandung.

"Mudah-mudahan bisa sesuai target," kata Yana saat berkunjung ke Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Sabtu.

Yana juga memberi dukungan langsung kepada atlet Kota Bandung Mas Ari Sadewa yang menyabet medali emas di nomor atletik 1.500 meter klasifikasi T+54 (tuna rungu). Medali emas yang diraih Mas Ari Sadewa merupakan medali pertama untuk Jawa Barat pada Peparnas XVI Papua.

Baca juga: Sumut raih enam emas atletik pada hari pertama Peparnas Papua
Baca juga: Atlet tuan rumah rebut emas pertama Peparnas Papua

Sementara itu, Ketua NPCI Kota Bandung Adik Fachroji mengungkapkan sebanyak 51 atlet, 19 pelatih dan tiga manajer asal Kota Bandung masuk dalam kontingen Jawa Barat pada Peparnas Papua. Jumlah tersebut sekitar 40 persen dari total kekuatan Jabar.

"Alhamdulillah, atlet-atlet Kota Bandung memberikan kontribusi yang besar untuk Jabar. Kita optimistis meraih prestasi sesuai yang ditargetkan," ujar Adik.

Ia pun berharap para atlet Kota Bandung terus berprestasi, salah satunya di ajang Pekan Paralimpiade Daerah (Peparda) Jawa Barat yang akan digelar di Bekasi pada 2022 mendatang.

"Mudah-mudahan dengan dukungan Pemkot Bandung, atlet paralimpik Kota Bandung terus berprestasi," harap Adik.

Baca juga: Dapiel Bayage pecahkan rekornas nomor lompat tinggi Peparnas Papua
Baca juga: 120 pecatur tampil di hari pertama Peparnas Papua
Baca juga: Menko PMK dan Menpora saksikan pertandingan bulu tangkis Peparnas

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel