Wako Padang pastikan pencarian tiga siswa hanyut tetap dilanjutkan

Wali Kota Padang, Sumatera Barat, Hendri Septa memastikan pencarian tiga siswa salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di kota setempat yang hanyut di aliran Sungai Lubuk Tongga Kelurahan Balai Tongga, Kota Padang tetap dilanjutkan.

"Ini musibah dan kita pastikan pencarian tiga siswa hanyut dibawa arus deras sungai ini terus dilanjutkan," kata dia di Padang, Minggu.

Menurut dia, petugas gabungan dari BPBD Padang, Basarnas, Kepolisian, TNI, PMI, dan lainnya telah melakukan pencarian hingga Sabtu (11/6) malam.

"Namun pencarian terpaksa dihentikan karena debit air sungai yang semakin tinggi akibat hujan deras," katanya.

Baca juga: Tiga siswa di Padang hanyut ketika berenang di sungai saat hujan deras

Ia mengatakan, hari ini petugas akan melakukan penyisiran di sepanjang sungai hingga muara dan diharapkan dapat menemukan ketiga korban.

"Kami berharap bisa menemukan ketiganya dalam kondisi baik dan jika sudah meninggal dapat menemukan jasadnya," kata dia.

Ia mengimbau masyarakat yang berada di kawasan aliran sungai lebih berhati-hati ketika terjadi hujan deras yang dapat membuat debit air tinggi dan menyebabkan arus deras.

Sebelumnya tiga siswa salah satu SMK negeri di Kota Padang, Sumatera Barat, hanyut terbawa arus deras Sungai Lubuk Tongga pada Sabtu (11/6) sore.

Baca juga: Basarnas Banten sisir seorang warga Lebak hanyut di Sungai Sasak

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang Basril mengatakan laporan dari saksi awalnya empat pelajar akan berenang di Lubuk Tongga dan tidak mengetahui kondisi cuaca yang akan hujan lebat dan membuat debit air sungai tinggi.

Ketiga pelajar yang hanyut adalah Ikhsan Maulana (16), Sintia Vita Loka (16), dan Ulfa (16).

Sementara saksi yang selamat dalam kejadian ini dan melaporkan ketiga kawannya hanyut adalah Aditya Nugraha (16).

Saat berenang ketiga temannya hanyut dan saksi berusaha menyelamatkan namun tidak berhasil.

Baca juga: 21 anggota JQR bantu SAR cari korban hanyut di Sumedang

“Saksi ini langsung melapor ke warga setempat dan melapor ke BPBD Padang,” kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel