Wali Kota Bekasi resmikan pesantren khusus lansia

Pelaksana tugas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan program pesantren khusus bagi warga lanjut usia atau lansia yang terealisasi berkat inisiasi Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) bersama organisasi nonprofit Ucare.

"Tua itu pasti, oleh karenanya kita sebagai pemerintah membantu mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi hari tua. Bersama stakeholder bahu-membahu membangun Kota Bekasi menjadi kota yang ramah lansia juga," kata Tri di Bekasi, Sabtu.

Pihaknya mengaku terus berkomitmen mewujudkan visi dan misi Kota Bekasi yang Ihsan di antaranya menjadikan wilayah tersebut sebagai kota metropolitan yang ramah anak, ras dan suku bangsa, juga termasuk ramah lansia.

Menurut Tri, usia tua bukanlah beban melainkan ladang amal dan memberikan ruang kepada lansia agar tetap produktif serta mampu mengembangkan kreasi sesuai bakat dan minat, merupakan amalan sekaligus kewajiban pemerintah serta generasi muda.

Baca juga: Jatim dukung pembangunan ponpes lansia

Baca juga: Isi Ramadhan, puluhan lansia ikuti pondok pesantren kilat

Ketua IPSM Kota Bekasi Mat Rais menyatakan tujuan dibentuknya pesantren ini adalah untuk memberikan perhatian lebih kepada lansia agar lebih sehat sekaligus memberikan fasilitas agar para lansia dapat lebih menikmati hari tua.

"Tujuan kita membuat pesantren lansia ini agar kita sebagai generasi penerus dapat memberikan perhatian lebih kepada para lansia dan mereka dapat menikmati hari tua dengan baik," katanya.

Sementara Ketua Ucare Indonesia Muhammad Anwar berharap Kota Bekasi mampu menjadi kota ramah lansia dengan menjalankan berbagai program pembinaan rohani.

"Kami berkolaborasi dengan IPSM dan Pemerintah Kota Bekasi membuat program pesantren lansia dengan tujuan untuk menjadikan Kota Bekasi menjadi kota yang ramah lansia," kata Anwar.

Baca juga: Lansia masih jadi santri di Pesantren Darul Arifin Al-Abati Aceh Jaya

Baca juga: Puluhan ibu lansia di Tanjungpinang ikuti pesantren Ramadhan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel