Wali Kota Bobby Nasution Optimis Capai Target Vaksinasi Covid-19 di Kota Medan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Medan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, optimis mampu mencapai target vaksinasi atau setidaknya mendekati dari jumlah warga sebanyak 1,9 juta yang didata layak divaksin Covid-19. Hal itu disampaikan Bobby saat meninjau vaksinasi di Kantor Camat Medan Selayang.

Acara bertajuk Centra Vaksinasi Indonesia Bangkit bersama XL Axiata itu menyediakan 200 dosis vaksin pertama sampai 14 September 2021 mendatang.

"Vaksinasi di Kota Medan terus berjalan. Seluruh lapisan masyarakat mulai mendapatkan vaksin. Saya yakin kita bisa mendekati atau bahkan mencapai target vaksin 1,9 juta masyarakat Medan," kata Bobby, Rabu (8/9/2021).

"Kita tahu kendala adalah ketersediaan dosis vaksin, tapi begitu itu tersedia kita optimis bisa capai target agar herd community segera terbentuk di Kota Medan," lanjut Menantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu.

Kepada warga yang tidak domisili Medan, Bobby mengatakan, bukan tak diterima namun dialihkan ke sejumlah fasilitas kesehatan (faskes).

"Kita dahulukan warga Medan, bukan tak diterima yang bukan warga kita, tapi kita arahkan ke faskes seperti di Rumah Sakit Adam Malik, dan beberapa rumah sakit lainnya," ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Laksanakan Instruksi Presiden

Acara bertajuk Centra Vaksinasi Indonesia Bangkit bersama XL Axiata itu menyediakan 200 dosis vaksin pertama sampai 14 September 2021 mendatang
Acara bertajuk Centra Vaksinasi Indonesia Bangkit bersama XL Axiata itu menyediakan 200 dosis vaksin pertama sampai 14 September 2021 mendatang

Untuk mencapai target vaksinasi sekaligus target menanggulangi Covid-19 di Medan, Bobby sampai saat ini masih dengan tegas melaksanakan instruksi presiden.

"Caranya jalankan instruksi pusat namun dengan cara yang berbeda, sesuai dengan karakter yang kita hadapi di masyarakat," katanya.

Untuk PPKM Level IV yang kembali diperpanjang, Bobby telah melakukan sejumlah kebijakan. Di antaranya Perwal yang mengatur acara hajatan warga.

"Gedung yang biasa digunakan masyarakat telah kita beritahu, kita sosialisasikan kepada mereka agar ketat menjaga prokes, kalau nanti hajatan sudah kita bolehkan. Jangan sampai masyarakat tidak tahu," lanjut Suami Kahiyang Ayu itu.

Temui dan Tenangkan Warga

Wali Kota Medan, Bobby Nasution, berdialog dengan warga
Wali Kota Medan, Bobby Nasution, berdialog dengan warga

Saat akan kembali dari agenda peninjauan vaksinasi di Kantor Camat Medan Selayang, Bobby mendengar sekelompok warga memanggilnya. Urung masuk ke mobil, Bobby justru menemui dan berdialog dengan warga.

Ternyata, sebagian besar warga yang menunggu dan ingin mengadu kepada Bobby itu bukan warga Medan melainkan dari daerah Samosir. Mereka ingin mendapatkan dosis vaksin, namun selalu gagal.

"Kami mau vaksin tak bisa pak, ditolak, dibilang sudah habis dan harus sesuai domisili," keluh warga.

Dengan sabar Bobby menjelaskan, bahwa ada beberapa titik vaksinasi yang bisa diikuti oleh warga yang tak sesuai dengan domisili. Di Kota Medan, ada kebijakan Bobby agar menyelenggarakan vaksinasi secara mikro dengan memfokuskan di Puskesmas atau kantor kecamatan. Tujuannya agar memudahkan masyarakat setempat mendapatkan vaksin.

"Saya bekerja untuk masyarakat saya, kan ibu, saya fokuskan untuk warga Medan dahulu. Semua sudah ada teknisnya dan ada sosialisasinya. Begitupun keluhan bapak-ibu ini saya dengarkan, saya tampung nanti akan saya sampaikan kepada yang lebih berkompeten," kata Bobby.

Bobby bahkan menjelaskan, ada titik vaksinasi yang bisa dimanfaatkan tanpa batasan domisili. "Ada kok yang tanpa domisili, kayak di rumah sakit-rumah sakit, bapak-ibu boleh coba cek sana ya. Mudah-mudahan diterima, bisa vaksin kita sehat-sehat semua ya," ucap Bobby berusaha menenangkan warga.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel