Wali Kota dorong pebulu tangkis manfaatkan jam utama di Sarana Sunter

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mendorong pebulu tangkis muda potensial menggunakan jam utama (prime time) di Sarana Olah Raga (SOR) Sunter, Tanjung Priok yang disediakan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta agar bisa berprestasi di masa mendatang.

Ali dalam keterangannya yang diterima wartawan Jakarta Utara, Rabu, mengungkapkan masih muncul indikasi lapangan bulu tangkis sulit digunakan atlet muda potensial pada jam utama (prime time) karena penjadwalan penggunaan lapangan yakni sore hari, sudah ada penyewanya yaitu oknum warga tertentu.

"Jam prime time banyak disewakan untuk warga sehingga klub bulu tangkis sulit mendapatkan jadwal sore hari," ucap Ali di SOR Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu.

Menurut Ali, akibat SOR Sunter sudah disewakan pada sore hari itu, intensitas berlatih atlet usia dini yang tergabung dalam klub olah raga bulutangkis menjadi minim.

Karena jadwal berlatih atlet muda itu mesti menyesuaikan dengan waktu sekolah, sehingga membutuhkan jadwal utama penggunaan lapangan bulu tangkis tersebut yakni sore hari.

Ali tidak memerinci klub bulu tangkis mana yang kesulitan mengakses lapangan tersebut. Namun menurut dia, fasilitas umum untuk berolah raga milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sudah tersedia di hampir setiap kecamatan di Jakarta Utara, semestinya bisa mendukung atlet muda potensial untuk berprestasi di masa mendatang.

"Saya berharap ada solusi sehingga klub bulu tangkis bisa lebih banyak menggunakan jadwal prime time untuk melatih anak didiknya di lapangan bulu tangkis milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sejatinya sudah hampir ada di setiap kecamatan," kata Ali.

Sementara itu, Suku Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Jakarta Utara berjanji segera menjajaki komunikasi dengan Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi DKI Jakarta terkait ketersediaan jam utama lapangan bulu tangkis di SOR Sunter untuk digunakan atlet muda potensial.

Kepala Sudinpora Jakarta Utara Heru Haryanto mengatakan komunikasi tersebut bertujuan agar klub bulu tangkis mendapatkan waktu luang pada jam utama lapangan bulu tangkis di SOR Sunter, sehingga atlet muda potensial yang masih berusia sekolah bisa leluasa berlatih di sana.

“Apa yang disampaikan Pak Wali Kota (Ali Maulana Hakim) menjadi evaluasi bagaimana klub bulu tangkis mendapatkan kesempatan berlatih di jadwal prime time. Kami akan segera komunikasikan dengan Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi DKI Jakarta,” kata Heru Haryanto.
Baca juga: 128 atlet pelajar SAC Indonesia lolos ke National Championship Jakarta
Baca juga: Memupuk bibit atlet cilik panjat tebing di Jakarta Selatan
Baca juga: Lima atlet speed putri ke putaran final IFSC World Cup Jakarta 2022