Wali Kota Jakarta Timur sebut lansia merupakan motivator

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar menyebutkan masyarakat lanjut usia (lansia) merupakan motivator bersama karena memiliki segudang ilmu dan pengalaman kehidupan.

“Mereka (lansia) itu motivator kita bersama, karena memiliki pengalaman dan ilmu yang banyak untuk kita bisa pelajari dari mereka,” kata Muhammad Anwar saat ditemui ANTARA pada acara "Temu Sapa Lansia" di Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis.

Baca juga: Lansia tewas tertabrak kereta di Pondok Kopi Jakarta Timur

Wali Kota yang menjabat sejak 2018 itu juga tidak setuju dengan anggapan bahwa lansia sebagai komunitas yang tidak berguna.

“Sebenarnya banyak potensi-potensi mereka yang harus kita bantu dan kita kembangkan, karena sesuai arahan pak gubernur membangun kota ini tidak bisa pemerintah sendiri semua elemen kita kaitkan termasuk lansia,” ucapnya.

Anwar juga berharap semua tempat pelayanan publik di DKI Jakarta khususnya di wilayah Jakarta Timur lebih ramah terhadap lansia untuk menghadirkan keadilan bagi semua lapisan masyarakat.

Baca juga: Anies serahkan bansos kebutuhan dasar jelang Lebaran

Selain itu, Anwar juga menyiapkan berbagai sarana dan prasarana untuk para lansia agar nyaman di tempat pelayanan publik, seperti menyiapkan tongkat, kursi roda, jalur, dan toilet khusus.

Anwar menekan acara seperti ini akan diperluas lagi ke wilayah lainnya di Jakarta Timur karena para lansia juga bagian dari Kota DKI Jakarta.

“Sesuai arahan pak gubernur perhatikan orang-orang yang selama ini kurang diperhatikan termasuk para lansia,” ujar Anwar.

Sebagai informasi, Temu Sapa Lansia ini merupakan acara diskusi dan makan siang bersama Wali Kota Jakarta Timur dengan menghadirkan para lansia di seluruh wilayah Jatinegara dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang dengan usia rata-rata 61-80 tahun.

Baca juga: Anies minta keluarga lansia lebih responsif dorong vaksin booster

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel