Wali Kota Madiun belajar penataan kota tua ke Gubernur Anies Baswedan

Ahmad Buchori
·Bacaan 2 menit

Wali Kota Madiun Maidi menimba ilmu tentang konsep penataan kota tua ke Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan guna mendukung pengembangan potensi wisata sejarah yang dimiliki Kota Madiun.

"Khususnya untuk penataan kota tua. Saya harap secepatnya bisa belajar ke Jakarta untuk penataan kota lama," ujar Wali Kota Maidi saat menjamu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Balai Kota Madiun, Minggu.

Menurut dia, Kota Madiun memiliki sejumlah aset cagar budaya. Hingga saat ini, sebagian besar di antaranya belum termanfaatkan dengan baik. Dengan melihat konsep yang diterapkan di Jakarta, Wali Kota berharap ada program yang dapat diadaptasi untuk kemajuan sektor wisata di Kota Madiun.

Ia menunjuk, di DKI Jakarta ada wisata sejarah Kota Tua yang di dalamnya terdapat kawasan bangunan cagar budaya yang memiliki nilai sejarah dan wisata tinggi untuk dikunjungi. Seperti ada Museum Fatahillah, Pelabuhan Sunda Kelapa, dan banyak lainnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan apresiasinya terhadap Pemkot Madiun. Khususnya, dalam hal penataan kota.

"Saya mendengar terobosan pembangunan yang dilakukan oleh Bapak Wali Kota. Saya berdoa semoga ide dan gagasan untuk kemajuan Kota Madiun ini bisa terlaksana," kata Gubernur Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga berharap bahwa hubungan yang baik antara Pemkot Madiun dan Pemprov DKI Jakarta ini dapat terus terjalin. Serta, dapat meningkatkan kerja sama untuk kemajuan dua daerah ke depannya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga memuji terobosan yang dilakukan oleh Wali Kota Maidi untuk mengubah wajah kota serta meningkatkan perekonomian daerah melalui sektor pariwisata.

"Pak wali ini termasuk orang yang hebat. Terakhir saya ke sini melaksanakan kegiatan sepeda santai berkeliling kota. Memang banyak perubahan yang signifikan dan ini bagus untuk kemajuan kota," kata Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah juga berharap, ke depannya pembangunan yang telah direncanakan oleh Pemkot Madiun dapat berjalan lancar. Serta, membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Khususnya, warga Kota Madiun.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Anies menyerahkan cindera mata kepada Wali Kota. Salah satunya buku berjudul "Potret Jakarta 2020 Kolaborasi Melawan Pandemi".

Baca juga: Pemkot Madiun susun rencana induk kepariwisataan daerah 2020-2035

Baca juga: Menjadikan wisata Kota Madiun aman dikunjungi pada masa normal baru

Baca juga: Pemkot Madiun kembangkan potensi wisata budaya dan religi