Wali Kota Makassar: Jangan Mudik, COVID-19 Ada Betulan

Syahrul Ansyari, Irfan
·Bacaan 1 menit

VIVA - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, atau yang akrab disapa Danny, mengimbau kepada warga agar tidak melakukan mudik lebaran Idul Fitri. Dia mengingatkan warga Makassar untuk memperhatikan keselamatan pribadi, keluarga, dan orang banyak.

Tabe, percayaki, ada betulan itu COVID-19. Saya adalah satu di antara orang yang telah melawan paparan ganas virus tersebut. Yang kita butuhkan sekarang adalah memperbaiki stamina dan imunitas tubuh serta patuh para protokol kesehatan yang sering kali didengungkan pemerintah," kata Danny saat hadir menunaikan salat subuh berjamaah di Masjid Nahdlatul Ummah, Jalan Toddopuli X Kompleks Griya Puspita Sari Manggala Makassar, Sabtu, 1 Mei 2021.

Dia menjelaskan adanya kebiasaan mudik menjelang lebaran untuk berkumpul bersama keluarga diharapkannya agar diurungkan sejenak sembari menunggu kondisi negeri bisa pulih kembali.

“Kita masih dan terus berjuang. Silaturahim bukan hanya bertemu langsung. Saling memberi kabar maupun memanfaatkan teknologi juga salah satu cara menyambung tali persaudaraan. Saya minta tolong semua warga, sayangiki’ keluargata’ di kampung. Kita tidak pernah tahu siapa yang menjadi carrier. Bersabarlah hingga kondisi kondusif,” katanya.

Baca juga: Jelang Larangan Mudik, Petugas Gabungan Razia Travel Gelap di Semarang

Selain imbauan agar tidak melakukan mudik lebaran, Danny Pomanto juga mengingatkan kepada semua pelaku usaha, juga warga yang sedang berada di kerumunan akan hadirnya satgas pengurai kerumunan yang telah dibentuk dan diberi nama RAIKA.

“Jadi ada itu satgas RAIKA yang akan ingatkan warga atau siapa saja yang terlihat berada dalam sebuah kerumunan. Hal ini dimaksudkan agar perlahan namun pasti masyarakat bisa lebih menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan waspada akan hadirnya virus yang tak terlihat ini," kata Danny.

Di akhir perjumpaan dalam suasana salat subuh berjamaah tersebut, Wali Kota Makassar ini tampak berbincang santai dengan para pengurus masjid serta jamaah yang hadir.