Wali Kota Makassar Minta Ketua RT dan RW Data Warga Pendatang

Merdeka.com - Merdeka.com - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengantisipasi lonjakan pendatang pasca Idulfitri 1443 H. Pemerintah Kota Makassar telah memerintahkan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) untuk mendata warganya.

Dia tak menampik akan adanya arus pendatang masuk ke Kota Makassar. Apalagi, Kota Makassar menjadi pintu gerbang perekonomian bagi daerah di Indonesia Timur.

"Jadi saya sudah mengimbau kepada RT/RW untuk memantau warganya. Kalau ada warga baru proaktif untuk melapor," ujarnya di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (10/5).

Selain itu, Pemkot Makassar juga akan menggelar operasi yustisi untuk mendata warga, khususnya bagi pendatang yang baru ke Makassar.

"Jadi kita proaktif dan tidak menunggu. Kita tidak mau dikemudian hari akan timbul masalah," tuturnya.

Selain pendatang, Pemkot Makassar juga mengantisipasi terkait penyebaran virus Hepatitis Akut. Danny mengaku sampai saat ini belum ditemukan kasus Hepatitis Akut di Kota Makassar.

"Sampai saat ini belum ditemukan (Hepatitis Akut) dan saya sudah perintahkan agar semua puskesmas dipantau. Semua juga rumah-rumah dipantau," terangnya.

Dia mengaku akan mengerahkan Satgas Detektor jika ditemukan Hepatitis Akut. Satgas Detektor sendiri dibentuk Pemkot Makassar untuk antisipasi penyebaran Covid-19.

"Kita akan turunkan Satgas Detektor dan kita berharap tidak ada kasus (Hepatitis Akut)," tutup Danny. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel