Wali Kota Malang: Siapapun yang Isoman Akan Dapat Paket Bantuan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pemerintah Kota Malang menyalurkan 1.500 paket sembako bagi warga yang sedang melakukan isolasi mandiri (Isoman) karena terpapar COVID-19. Penyaluran paket sembako melalui 5 kecamatan yang ada di Kota Malang dan sisanya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang.

"Siapa pun yang nanti isolasi mandiri, nanti akan mendapatkan bantuan dari kita. Untuk saat ini sebanyak 1.500, 1.250 paket didistribusikan ke lima kecamatan di Kota Malang. Sedangkan, 250 paket sisanya diserahkan ke BPBD Kota Malang," kata Wali Kota Malang Sutiaji, Kamis, 22 Juli 2021.

Saat ini sesuai data Dinas Kesehatan Kota Malang, jumlah pasien yang menjalani Isoman di Kota Malang sebanyak 1.634 orang. Data tersebut cenderung fluktuatif, karena setiap harinya terdapat pasien yang selesai Isoman maupun baru memulainya.

Baca juga: Puluhan Perusahaan Buka Ratusan Lowongan Kerja, Cek di Sini

Dana paket sembako bagi warga yang sedang Isoman diambil dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang, dari Gerakan Seribu yang dilakukan oleh ASN Pemkot Malang serta dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang terkumpul di Pemkot Malang.

"Itu untuk back up teman-teman kita yang isolasi mandiri. Ini tetap dasarnya menguatkan RT/RW. Saya lebih fokus nanti RT/RW tahu, yang divaksin dan belum divaksin berapa jumlah warganya, yang dapat sumbangan, yang isolasi mandiri berapa, yang tidak dapat dari bantuan sosial berapa. Jadi kami update dari RT/RW itu," ujar Sutiaji.

Selain untuk warga yang sedang isolasi mandiri. Pemkot Malang juga berencana menyalurkan bantuan sosial untuk 34.884 keluarga penerima manfaat (KPM) di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang berjalan sejak 21 hingga 25 Juli 2021 mendatang. Bantuan sosial yang disiapkan sebesar Rp300 ribu per penerima.

"Kami akan segera mengucurkan bansos dari APBD, yang akan kita gulirkan ada 22.861 (KPM), dan tambah ada 12.023 (KPM) data dari dewan (DPRD Kota Malang). Kita datanya sudah ada pada 2020 kemarin yang sudah dapat, kita sasar lagi. Ini dari BTT, kan kemarin kita anggarkan sebanyak Rp56 miliar. Masih ada beberapa lagi dan masih cukup, sudah terpakai 27 persen," tutur Sutiaji.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel